Jembatan Medco E&P Hadir di Tanjung Kerang Muba, Warga Kini Tinggalkan Jembatan Batang Kelapa

6

MUBA, BP- Penantian panjang masyarakat Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akhirnya terjawab. Akses penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi keluhan warga kini lebih aman dan layak setelah Medco E&P Rimau membangun jembatan di Dusun 7 Desa Tanjung Kerang.

Jembatan tersebut diserahterimakan kepada masyarakat pada Selasa (11/8). Kegiatan itu dihadiri Camat Babat Supat Musmulyadi SE MM, Kepala Desa Tanjung Kerang Eka Saprullah Zainudin, masyarakat setempat, serta Officer Relcom Enhancement Area 2 (SSBE & Rimau) Medco E&P Rimau Suwardi bersama jajaran.

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas, Medco E&P tidak hanya menjalankan kegiatan operasional migas, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Salah satunya melalui pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi warga Desa Tanjung Kerang dan Desa Langkap.

Baca Juga:  “Debat Terakhir Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2024: Walhi  Nilai Minim Gagasan dan Komitmen Konkret pada Isu Lingkungan”

Jembatan dengan ukuran lebar 5 meter dan panjang 6 meter tersebut dibangun sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung yang lebih aman antar dusun.

Camat Babat Supat Musmulyadi mengapresiasi dukungan Medco E&P dalam merealisasikan pembangunan tersebut. Menurutnya, jembatan itu memiliki peran penting karena menghubungkan Dusun 5, Dusun 7 dan Dusun 10 di Desa Tanjung Kerang.

Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi akses penghubung antara Desa Tanjung Kerang dengan Desa Langkap.

“Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Tanjung Kerang dengan Medco untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat,” ujar Musmulyadi.

Ia berharap keberadaan jembatan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan maupun pelayanan sosial.

Mewakili Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo, Suwardi mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Baca Juga:  Penyuluh Pertanian di Muba Penggerak Utama Transformasi Ekonomi

“Perusahaan membantu membangun jembatan untuk mempermudah akses dan mobilitas warga. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Tanjung Kerang dan Desa Langkap dalam menjalankan aktivitas melalui jalan desa,” katanya.

Suwardi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan operasional perusahaan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Kerang Eka Saprullah Zainudin yang mewakili masyarakat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Pemerintah Kecamatan Babat Supat dan Medco E&P Rimau atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Terima kasih telah memberikan akses yang lebih aman dan layak bagi warga setempat. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Muba Resmi Terima SK Perpanjangan dari Gubernur Herman Deru

Bagi warga, keberadaan jembatan baru tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan rasa aman setelah bertahun-tahun harus menggunakan akses darurat.

Sebelumnya, warga terpaksa melintasi batang kelapa yang digunakan sebagai jembatan untuk menyeberang. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya karena warga berisiko terjatuh ke sungai.

“Selama bertahun-tahun kami hanya lewat batang kelapa. Sangat berbahaya dan berisiko jatuh ke sungai. Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan besi yang aman. Ini seperti menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya,” ungkap salah seorang warga.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat berharap akses antarwilayah semakin lancar dan berbagai aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi hingga pendidikan dan pelayanan sosial, dapat berjalan lebih mudah dan aman.

Komentar Anda
Loading...