Medco E&P Gandeng Damkar dan Puskesmas Edukasi Siswa PALI soal Karhutla
PALI, BP- Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan melalui edukasi sejak dini. Pengetahuan tentang pencegahan kebakaran, keselamatan, hingga dampak asap karhutla terhadap kesehatan dinilai penting agar pelajar mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi kondisi darurat.
Hal tersebut menjadi fokus kegiatan Sosialisasi dan Edukasi yang digelar KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta Puskesmas Talang Ubi di SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dari SMA Negeri 1 Talang Ubi, SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi dan SMA Negeri 4 Talang Ubi. Para siswa didampingi guru masing-masing sekolah dan mendapatkan berbagai materi mengenai kesehatan akibat paparan asap karhutla, pencegahan kebakaran hingga teknik dasar penanggulangan kebakaran.
Turut hadir Waka Sarana Prasarana SMAN 2 Talang Ubi Irwansyah, S.Pd., M.Si., Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI Suyadi beserta tim, Kepala UPTD Puskesmas Talang Ubi Desi Leni, S.K.M. beserta tim, serta Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia Ericka Lestari Dewi A. bersama tim.
Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia Ericka Lestari Dewi A. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama generasi muda yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia juga mengapresiasi dukungan pihak sekolah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI serta Puskesmas Talang Ubi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Medco E&P selalu berkomitmen untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan, menjaga lingkungan serta bertindak sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan. Kami berharap edukasi bersama tim Damkar dan Puskesmas ini dapat memberikan tambahan ilmu yang berguna bagi siswa dan guru dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita tahu cara mencegah dan mengatasinya,” ujar Ericka.
Edukasi tidak hanya dilakukan melalui pemaparan materi di dalam ruangan. Para siswa juga diajak mengikuti praktik penanggulangan kebakaran secara langsung bersama tim Damkar PALI.
Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan dengan teori dasar terjadinya api melalui konsep segitiga api, berbagai jenis media pemadam, klasifikasi kebakaran atau fire class, serta persyaratan teknis dan tata cara pemasangan maupun penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Para siswa kemudian mendapat kesempatan mempraktikkan penggunaan APAR untuk memadamkan api dalam simulasi yang telah disiapkan. Mereka juga diperkenalkan dengan teknik sederhana dalam menangani kebakaran pada tabung gas menggunakan karung goni basah dan fire blanket.
Praktik tersebut membuat kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga melihat secara langsung sekaligus mencoba langkah-langkah dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi kebakaran.
Selain keselamatan kebakaran, Puskesmas Talang Ubi memberikan edukasi mengenai dampak asap karhutla terhadap kesehatan. Materi tersebut disampaikan dokter Puskesmas Talang Ubi, dr. Khairunnisa Lubis.
Sementara itu, materi mengenai tata kelola hulu minyak dan gas bumi (migas) disampaikan Coordinator Media Communication South Sumatra Medco E&P Indonesia Deddy Afrianto.
Kepala UPTD Puskesmas Talang Ubi Desi Leni mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai dampak asap karhutla penting diberikan kepada pelajar mengingat paparan asap dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Medco atas kerja samanya memberikan ilmu terkait bahaya asap karhutla untuk kesehatan yang saat ini masih terjadi di lingkungan kita,” ungkap Desi.
Apresiasi juga disampaikan Waka Sarana Prasarana SMAN 2 Talang Ubi Irwansyah. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi siswa maupun guru.
“Terima kasih Medco, Damkar PALI serta Puskesmas Talang Ubi yang telah memberikan wawasan berharga ini. Semoga pengetahuan ini bermanfaat dan menjadi pembelajaran yang baik bagi siswa maupun dewan guru. Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga dan ke depannya dapat kembali diadakan edukasi dengan tema berbeda,” tuturnya.
Selain memberikan edukasi, Medco E&P Indonesia juga menunjukkan dukungannya terhadap aktivitas pendidikan melalui penyerahan bantuan alat olahraga secara simbolis.
Bantuan tersebut diserahkan kepada SMA Negeri 1 Talang Ubi, SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi dan SMA Negeri 4 Talang Ubi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan dan lingkungan pendidikan dalam meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keselamatan, kesehatan serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui edukasi dan praktik secara langsung, para siswa diharapkan tidak hanya memahami bahaya karhutla dan kebakaran, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar untuk mencegah serta menghadapi kondisi darurat dengan lebih tepat.