Winna Maharani, Remaja Palembang yang Mulai Menapaki Dunia Modeling dan Siap Melaju ke Tingkat Nasional 

5
Winna Maharani (BP/ist)

Palembang,BP– Dunia modeling mulai menjadi bagian dari perjalanan Winna Maharani, remaja asal Palembang yang kini duduk di bangku kelas 9 SMP LTI IGM Palembang. Di usianya yang baru 15 tahun, Winna tidak hanya aktif di dunia modeling, tetapi juga menaruh perhatian besar pada seni tari, kegiatan sosial, dan budaya.

Winna genap berusia 15 tahun pada 22 September 2026. Selain menjalani aktivitas sebagai pelajar, ia saat ini mengemban amanah sebagai 3rd Runner Up Duta Budaya Sumatera Selatan 2026. Ia juga tengah mempersiapkan diri untuk melangkah ke tingkat nasional pada ajang Duta Budaya Indonesia.

Ketertarikan Winna terhadap dunia modeling sebenarnya telah muncul sejak berusia 12 tahun. Namun, saat itu ia mengaku belum memiliki keberanian yang cukup untuk terjun langsung.

“Saya baru benar-benar berani untuk melangkah dan mencoba terjun langsung ke dunia modeling sekaligus pageant saat menginjak usia 15 tahun,” ujar Winna,Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, modeling bukan sekadar aktivitas berjalan di atas runway. Dunia tersebut menjadi ruang baginya untuk belajar membawakan diri, membangun kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan komunikasi nonverbal di hadapan publik.

Ketertarikannya itu kemudian membawanya semakin serius mendalami dunia pageant dan modeling.

Sebelum terjun lebih jauh ke dunia modeling, Winna telah menorehkan sejumlah prestasi. Salah satunya diraih pada 2021 ketika ia mengikuti Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional dan berhasil memperoleh medali emas serta medali perak.

Baca Juga:  Wamen HAM RI Apresiasi Komitmen Pemprov Sumsel dalam Penegakan HAM

Pada 2026, perjalanan prestasinya berlanjut ketika ia dipercaya menyandang gelar 3rd Runner Up Duta Budaya Sumatera Selatan 2026.

Kini, Winna tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Duta Budaya Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Pengalaman Winna di atas panggung fashion show juga terus bertambah. Sebelum tampil di Jakarta, ia terlebih dahulu mendapatkan kesempatan menjadi model dalam International Lampung Fashion Movement yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Winna bertemu dan belajar dari sejumlah model dan desainer. Pengalaman itu menjadi salah satu bekal penting baginya untuk tampil di panggung berikutnya.

Kesempatan kembali datang ketika Winna dipercaya tampil dalam ASEAN Fashion Festival 2026 yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan.

Dalam pergelaran yang mengusung tema besar The Greatest Show tersebut, Winna membawakan karya desainer Sidik Permana. Ia tampil dengan busana bertema Mystic Forest yang mengusung konsep magis bernuansa peri.

“Saya merasa seolah-olah menghidupkan sebuah fantasi cerita dongeng di panggung modern,” kata putri pasangan H Herpanto dan Dwi Apriyeni.

Bagi Winna, membawakan busana tersebut menjadi tantangan tersendiri. Ia tidak hanya dituntut mampu berjalan dengan baik di atas runway, tetapi juga harus menghidupkan karakter busana melalui ekspresi wajah dan gerak tubuh.

Karena itu, latihan catwalk menjadi salah satu persiapan utama yang rutin dilakukannya. Postur tubuh, teknik berjalan, hingga ekspresi harus disesuaikan dengan karakter gaun yang dikenakan.

Baca Juga:  Soal Pj Bupati Muba yang Diusulkan Gubernur Sumsel ,  Pj Bupati Muba, Apriyadi: "Gubernur Miliki Penilaian Tersendiri"

Dalam fashion show tersebut, Winna secara khusus membawakan satu kostum karya Sidik Permana.

Tampil di hadapan ratusan penonton untuk pertama kalinya tentu bukan pengalaman yang mudah. Winna mengaku sempat merasakan gugup luar biasa sebelum keluar dari balik panggung.

Namun, perasaan tersebut perlahan berubah ketika ia mulai menginjakkan kaki di runway.

“Begitu kaki saya menginjak lantai runway, energi dari penonton dan keindahan busana peri yang saya bawakan seolah menghapus rasa takut itu,” ujarnya.

Rasa gugup kemudian berubah menjadi kebanggaan dan kepercayaan diri untuk memberikan penampilan terbaik.

Bagi Winna, pengalaman tampil di panggung tersebut juga menjadi pembuktian bahwa keberanian untuk keluar dari zona nyaman dapat membuka kesempatan baru.

Dalam perjalanan menekuni modeling, Winna memiliki sosok yang menjadi inspirasinya, yakni supermodel internasional Adriana Lima.

Ia mengagumi kemampuan Adriana Lima dalam membangun runway presence, karisma, serta profesionalismenya di dunia modeling.

“Yang paling saya kagumi adalah tatapan matanya yang tajam dan karisma panggungnya yang luar biasa kuat,” kata Winna.

Menurutnya, setiap penampilan Adriana Lima memberikan pelajaran mengenai kepercayaan diri, pembawaan busana, kedisiplinan, dan etos kerja.

Hal tersebut menjadi motivasi bagi Winna untuk terus berlatih, terutama dalam mempersiapkan mental dan fisik menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Baca Juga:  Wapres Minta DPD Mediasi MUI Dengan BP JPH

Dalam perjalanan tersebut, keluarga menjadi salah satu sumber dukungan terbesar bagi Winna. Selain keluarga, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para desainer, coach modeling, serta tim Duta Budaya Sumatera Selatan yang telah memberikan kepercayaan dan bimbingan.

Dukungan tersebut membuatnya semakin yakin untuk mengembangkan kemampuan di bidang modeling sekaligus budaya.

Setelah tampil di Jakarta, Winna telah menyiapkan agenda berikutnya. Ia berencana kembali ke Palembang dan tampil di Palembang Fashion Week pada November 2026 mendatang.

Ke depan, Winna juga memiliki keinginan untuk tampil di berbagai fashion show tingkat nasional maupun internasional.

“Bagi saya, setiap panggung adalah ruang belajar baru untuk mengasah kemampuan diri,” tuturnya.

Winna juga berpesan kepada teman-teman seusianya yang memiliki ketertarikan terhadap dunia modeling agar tidak takut untuk memulai.

Ia mengingat kembali dirinya saat berusia 12 tahun yang masih merasa kurang percaya diri. Tiga tahun kemudian, ia akhirnya berani mengambil langkah untuk terjun ke dunia modeling.

“Jangan pernah takut untuk memulai dan keluar dari zona nyaman. Kuncinya adalah konsisten berlatih, tetap rendah hati untuk menerima masukan, dan selalu percaya pada potensi diri sendiri,” pesannya.

Menurut Winna, setiap proses harus dijadikan sebagai ruang untuk belajar dan berkembang. Baginya, keberanian untuk mencoba, konsistensi dalam berlatih, serta kemauan menerima masukan menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih impian.#udi

Komentar Anda
Loading...