Wali Kota Palembang Respon Kasus Siswa SDN 150, Janjikan Pengobatan Gratis untuk Fatiyah

67
Walikota Palembang, Ratu Dewa .(BP/ist)

Palembang,BP- Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, pada Senin (3/11/2025) mengunjungi rumah Fatiyah, siswi SDN 150 Palembang yang mengalami lebam di kedua matanya sepulang sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Ratu Dewa berjanji akan memfasilitasi pengobatan Fatiyah di RS Bari Palembang hingga sembuh total.
Ia juga menegaskan kepada orang tua Fatiyah agar tidak khawatir mengenai biaya perawatan, karena seluruh biaya akan ditanggung oleh pemerintah kota.
Usai menjenguk korban, Ratu Dewa juga menyambangi SDN 150 Palembang untuk meminta penjelasan dari pihak sekolah.
“Guru yang bersangkutan kembali menegaskan bahwa tidak ada kekerasan selama proses belajar mengajar berlangsung,” tulis Ratu Dewa dalam akun Instagram resminya.
Lebih lanjut, Ratu Dewa menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab pasti luka pada mata Fatiyah.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, langsung turun tangan dengan mengunjungi rumah Fathiah di kawasan Sungai Tenang, Gandus, pada Senin pagi (3/11/2025).
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial.
Affan menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk menelusuri dugaan kekerasan yang ramai dibicarakan publik.
“Setelah kami lakukan penelusuran di sekolah dan meminta keterangan dari para guru serta teman-teman Fathiah, tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan atau pemukulan,” ujar Affan.
Menurutnya, seluruh guru dan siswa yang dimintai keterangan menyatakan tidak melihat atau mengalami kejadian kekerasan di kelas pada hari tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Palembang akan melakukan pemeriksaan medis terhadap Fathiah untuk mengetahui penyebab pasti kondisi matanya.
Pemeriksaan akan dilakukan di RS Bari Palembang, dan hasilnya akan diumumkan setelah laporan resmi diterima.
“Kami imbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan medis yang akan memberikan penjelasan lebih lanjut,” tambah Affan.
Sementara itu, beberapa guru di SDN 150 mengaku tidak mengetahui adanya kejadian kekerasan. Bahkan, ada yang menduga mata Fathiah bengkak karena terlalu lama bermain handphone.#udi
Baca Juga:  Perkuat Penegakan Hukum Pemilihan, Bawaslu Kordinasi Bersama Kapolda dan Kajati
Komentar Anda
Loading...