NasDem Sumsel Luruskan Status Bupati Muara Enim Edison: Bukan Kader, Murni Birokrat

13
Nopianto (BP/udi)

Palembang,BP- Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan (Sumsel) H Nopianto meluruskan informasi yang menyebut Bupati Muara Enim Edison, sebagai kader NasDem.

Ia menegaskan, Edison tidak pernah tercatat sebagai pengurus maupun kader partai besutan Surya Paloh itu.

Nopianto menyampaikan hal tersebut menanggapi pemberitaan yang berseliweran, terkait status Edison pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK RI, Senin (8/6/2026).

“Selama ini beliau seorang birokrat dari ATR/BPN Palembang, dan NasDem memang salah satu partai pengusung. Kami ingin meluruskan, keliru jika Pak Edison seolah-olah dikatakan kader NasDem dan tidak pernah tercatat sebagai fungsional atau kader, baik langsung maupun tidak langsung, kegiatan dan simpatisan partai,” ujar Nopianto, kepada wartawan di Palembang, Kamis (8/6/2026) malam.

Baca Juga:  Pencuri Restoran Di Kawasan Sekip Ternyata Mantan Orang Dalam

Ia menjelaskan latar belakang Edison murni berasal dari birokrasi. Karena itu, menurutnya tidak ada keterkaitan langsung atau tidak langsung secara organisatoris dengan Partai NasDem.

“Karena latar belakang murni birokrasi, sehingga tidak ada kaitan langsung. Sampai sekarang terpilih sebagai Bupati tidak pernah terlibat kepartaian dan tidak tercatat di kepengurusan,” jelasnya.

Nopianto juga menegaskan soal OTT merupakan kewenangan KPK. Ia hanya ingin meluruskan informasi bahwa Edison pada Pilkada 2024 lalu diusung oleh tiga partai, yakni NasDem bersama PDIP dan Golkar, bukan hanya NasDem.

Baca Juga:  Wali dan Jasanya Mengenalkan dan Mengamalkan Islam di Nusantara (Bagian Kedua)  

Sebagai Wakil Ketua DPRD Sumsel, Nopianto mengaku menyayangkan dan prihatin atas peristiwa tersebut. Ia mengingatkan kepada seluruh penyelenggara pemerintah dan negara di Sumsel, jika ini menjadi warning.

“Kami menyayangkan dan prihatin. Ini warning untuk kita semua sebagai penyelenggara pemerintah dan negara, baik eksekutif maupun legislatif, agar tidak melakukan tindakan yang mengarah ke tindak pidana korupsi. Pastinya, kami dukung penuh pemberantasan korupsi dan ini harus jadi warning bagi pejabat di Sumsel,” katanya.

Baca Juga:  Kahmi Sumsel Prihatin Dengan Tindak Kriminal

Nopianto mengaku kaget mengetahui persoalan yang menimpa Edison. Ia menyebut mendapat informasi awal dari pemberitaan media.

“Kami terkejut dan tidak tahu permasalahan. Dapat info dari media. Sehingga ini jadi warning untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan negara dan mendukung pemberantasan korupsi dari APH (Aparat Penegak Hukum),” ujarnya.#udi

Komentar Anda
Loading...