Pasal Pohon Kelapa, Adik Bunuh Kakak Kandung

105

Jenasah M Nur Badaruddin di rumah duka, Senin (20/9) malam (BP/IST)

Palembang, BP- Muhammad Fauzi (35) tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri M Nur Badarudin (38) dengan cara ditusuk menggunakan sebilah bambu di rumahnya di kawasan Tegal Binangun, Lorong Langgar, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang, Senin (20/9) sekitar pukul 19:30.

Romlah ibu dari tersangka dan korban sekaligus saksi  menyaksikan kejadian tersebut.

Informasi didapat menyebutkan cekcok saudara kandung berujung maut ini berawal ketika pelaku Fauzi tidak terima pohon kelapa yang ditanamnya ditebang oleh korban Badarudin tanpa seizinnya.

Kemudian pelaku pulang menemui korban di rumah, dan keduanya terlibat cekcok mulut. Pelaku yang emosi langsung memukul korban dengan bambu hingga terjatuh dan pingsan.

Baca Juga:  Gubernur Sumsel dan Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Digugat di PN Palembang

Melihat kejadian itu, Romlah, ibu pelaku dan korban berusaha melerai tapi justru dipukul Fauzi dengan bambu hingga tanggannya terluka.

Romlah sempat berteriak minta tolong warga sekitar, namun pelaku mengeluarkan pisau jenis sangkur dan mengancam warga yang hendak menolong korban, sambil lari meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah pelaku pergi, Romlah dibantu warga berusaha membangunkan korban tapi ternyata sudah tidak bernyawa.

Sedangkan Romlah menjelaskan, kejadian ini disebabkan hal sepele, bermula ketika yang kakak menebang pohon kelapa.

Baca Juga:  Pembunuhan DJ Virgiawan Direkonstruksi Dalam 14 Adegan

M Fauzi yang merasa sudah menanam pohon tersebut sejak masih bibit tidak senang.

Keributan seketika terjadi, pelaku yang membawa senjata tajam mengejar korban namun ditangkis oleh sang ibu. Setelah ditangkis, pelaku melempar kursi kepada korban.

Korban terjatuh pingsan, namun karena tidak puas pelaku yang masih dalam emosi mengambil sebilah bambu panjang (satang).

“Saya tangkis, tapi Fauzi tetap beringas. Pas kakaknya jatuh dia teriak ‘biarlah ku bunuh dia mak’. Dia tusuk kakaknya pakai satang di paha pakai bambu, saya yang sempat menangkis juga kena bambu,” katanya.

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, Kompol Abu Dani, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga:  Tukang Becak Habisi Nyawa Rekan Seprofesi

“Benar. Ka SPK bersama Pawas, piket Reskrim Unit PPA dan Identifikasi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP, memeriksa saksi saksi serta mengamankan barang bukti,” kata Kompol Abu Dani.

Abu Dani mengatakan, usai kejadian saksi Romlah merupakan ibu pelaku dan korban langsung melaporkan kejadiannya ke Polsek Plaju.

“Setelah menerima laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Plaju langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku. Sekarang pelaku masih dalam pemeriksaan,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...