Kabar Gembira! Bulog Lubuk Linggau Jamin Ketersediaan Stok Beras 6 Bulan
LUBUK LINGGAU, BP– Bulog Kota Lubuk Linggau menjamin ketersediaan stok beras sampai 6 bulan kedepan. Oleh sebab itu masyarakat diminta tidak perlu khawatir akan ketersediaan stok beras untuk wilayah Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Kantor Perum Bulog KC Lubuk Linggau, Muklis Affandi disela-sela mengecek ketersediaan stok beras di Gudang Bulog.
“Kami memiliki 2 komplek pergudangan dengan total kapasitas penyimpanan beras sebanyak 2.500 ton, saat ini sudah terisi penuh, dan ketersediaan stok beras cukup untuk 6 bulan kedepan,” ujarnya.
Muklis menambahkan, ketersediaan stok beras di Gudang bulog Lubuk Linggau diprediksi bakal bertambah dengan adanya estimasi penambahan dari penyerapan GKP petani yang ada disekitar wilayah kerja Perum Bulog KC Lubuk Linggau.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan stok beras, karena kami menjamin ketersediaan beras dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 6 bulan kedepan,” tegasnya.
Sebelumnya, dilansir dari sejumlah laman media online diberitakan, usai memberikan arahan kepada para Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Sabtu lalu.
Langkah ini bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah ancaman krisis energi dan pangan global akibat konflik geopolitik, Prabowo ingin memastikan langsung kondisi cadangan beras nasional di lapangan, baik dari sisi ketersediaan, kualitas, maupun distribusi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada wartawan mengungkapkan, sidak tersebut dilakukan secara spontan atas inisiatif Presiden.
“Bapak Presiden tadi mendadak menanyakan ingin melihat gudang bulog di Magelang atau di Yogyakarta sekembalinya dari acara pimpinan DPRD,” ujar Teddy, dalam keterangan tertulis.
“Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Hasil peninjauan menunjukkan kondisi yang menggembirakan. Kompleks Gudang Bulog Danurejo yang memiliki dua unit bangunan dengan kapasitas total 7.000 ton, saat ini terisi penuh.
Kondisi ini menandakan kesiapan stok beras untuk menopang kebutuhan masyarakat di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Namun, Prabowo tidak hanya menyoroti soal ketersediaan. Ia juga memberikan perhatian serius terhadap kualitas dan efektivitas distribusi agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bapak Presiden juga menekankan bahwa selain ketersediaan, kualitas beras harus terus dijaga, serta distribusinya harus tepat waktu dan tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Teddy.
Sidak ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tekanan global. Ketika banyak negara menghadapi lonjakan harga dan kelangkaan pasokan, Indonesia justru menunjukkan stabilitas yang relatif terjaga.
“Ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan negara selalu hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat,” tutup Teddy.