Albahori Terpilih Sebagai Ketua Komunitas Doktor Sumsel Secara Aklamasi

0
Para doktor anggota KDSS foto bersama usai halal bihalal dan rapat, Sabtu (18/4/2026)(BP/ist)

Palembang,BP- Organisasi yang beranggotakan para doktor dan magister dari berbagai disiplin ilmu terbentuk di Palembang, Sabtu (18/4/2026).

Dan organisasi yang disepakati bernama Komunitas Doktor Sumatera Selatan (KDSS) secara aklamasi memilih Dr. Albahori sebagai Ketua, sedangkan Dr. Hadi Prayogo sebagai Sekretaris. Juga terpilih Dr. Hendri Zainuddin dan Dr Yunita Theresiana sebagai Wakil Ketua, sementara Dr Firdaus Komar sebagai Wakil Sekretaris.

Dalam rapat kemarin juga disepakati kepengurusan akan dikembangkan lagi dalam rapat mendatang termasuk menambah Wakil Ketua dengan bidang masing-masing, Bendahara dan anggota bidang lainnya.

“Termasuk dalam kepengurusan ini juga sesegera mungkin membikin visi misi termasuk mendaftarkan ke Kesbangpol Sumsel dan Kemenkumham,” kata Albahori yang alumni doktor Universitas Dr Moestopo (beragama) dan mantan pejabat Kemenhub ini.

Baca Juga:  KPU Sumsel Ajukan Anggaran Rp6,8 Miliar

Lalu apa tujuan dari terbentuknya KDSS ini tidak lain adalah merupakan wadah silaturahmi para doktor di Sumsel, dan yang terpenting adalah ilmu yang lebih bermanfaat untuk masyarakat Sumsel. Lebih jauh tujuannya adalah menjadi platform pertukaran ide dan gagasan sesama doktor, publikasi ilmiah dan kerjasama antar doktor.

Yang kedua, nantinya KDSS akan memberikan advokasi dan perlindungan kepentingan profesional, etika dan kesejahteraan anggotanya. Selain itu KDSS akan berkontribusi pemikiran kepada pemerintah daerah di Sumatera Selatan dengan memadukan potensi doktor guna memberikan solusi kebijakan. Dan yang terpenting KDSS tidak bersifat politis. “Organisasi ini tidak berpolitik praktis,” kata Albahori yang disetujui segenap para doktor yang hadir dalam rapat itu.
Hadir dalam rapat selain yang terpilih sebagai pengurus adalah Dr. KA Bukhori, Dr. Darmin Bujang, Dr. Joko Prasetyo, Dr. Gema Asiani, Dr. Asmawati, Dr. Ludwina Ninik, sementara yang tidak sempat hadir adalah Dr. Isnaeni, Dr. Markoni Badri, Dr Tarech Rasyid, Dr. Ibnu Aziz, Dr. Icuk M Sakir, Dr Desy, Dr. Edy Sapada, Dr. Junaidi, Dr. Tobari dan Dr. Dedi Irwanto. Selain itu meskipun organisasi para doktor namun KDSS juga diperkuat para calon doktor yang sudah menempuh S2 yakni Fackrudin Halik, Mardani, Abdullah Rasyid, Edi Triono, Akmal dan Subandi.

Baca Juga:  Pengumuman Adipura Makin ‘Tak Terdengar’

“Nantinya KDSS terus dikembangkan dan akan mengundang para doktor untuk masuk dalam organisasi ini. Para doktor jadinya tidak hanya berkecimpung dalam dunia akademisi, pemerintah dan profesional saja tapi lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan. Karena itu jika ada para doktor atau magister yang ingin masuk KDSS segera hubungi kami,” kata Hadi Prayogo yang dikenal sebagai wartawan senior dan anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sumsel ini.

Baca Juga:  Pilih Pemimpin Berkualitas Lihat 'Track Record'

Ditambahkan Albahori nantinya kepala daerah yang berhasil meraih gelar doktor juga diundang sebagai pembina KDSS seperti Gubernur Sumsel Dr. Herman Deru, Bupati Banyuasin Dr. Askolani, dan Bupati Empatlawang Dr. Joncik Muhammad.

“Kita akan tawari mudah-mudahan mereka berkenan,” kata Albahori sambil menyebut organisasi ini diharapkan menjadi mitra yang kritis dan bekerja untuk kepentingan masyarakat Sumsel.#udi

Komentar Anda
Loading...