Melawan, Hengki Disikat Habis

22
Hengki Sulaiman

Palembang, BP--Hengki Sulaiman (20), salah satu buronan kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi online Go-Car Tri Widiyantoro, masih diburu petugas Polda Sumsel.

Jajaran Kepolisian Daerah Sumsel memastikan akan menangkap Hengki di mana pun dia berada.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Bayu Suryanto mengatakan, pihaknya terus melacak pelaku. Tetapi belum dapat memastikan apakah pelaku masih di dalam atau di luar Sumsel.

Baca Juga:  Polisi Segera Periksa Sofwatillah

Ia mengaku tindakan yang akan diambil  tergantung pergerakan dan kondisi di lapangan. Jika Hengki melakukan perlawanan tentu pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku. Polisi bisa menyikat habis.

Disebutkan, peran Hengki cukup sentral dalam melakukan aksi perampokan disertai pembunuhan ini. Tetapi Bayu belum dapat menyimpulkan sebelum buronan ini tertangkap.

“Ya kalau DPO (orang dalam daftar pebcarian-red) ini tertangkap maka kami dapat menyimpulkan perannya lebih detil,” ujarnya, Selasa (3/4).

Baca Juga:  Sopir Taksi Online Menghilang Sejak Antar Penumpang 4 Hari Lalu

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan bakal menyikat habis DPO Hengki ini karena memang pelaku tergolong sangat kejam terhadap korban Tri Widiyantoro (44).

Meskipun begitu, jika Hengki menyerahkan diri tentunya sebagai penegak hokum polisi akan menjunjung hak asasi manusia (HAM) dan akan melindunginya.  “Karena itu, lebih baik menyerahkan diri saja, jika tidak kami sikat betul,” tegasnya.

Baca Juga:  DPO Pembunuh Sopir Go-Car Tantang Polisi

Seperti diketahui, berdasarkan keterangan tersangka Tyas Dryantama, tersangka yang sudah menyerahkan diri, aksi pembunuhan ini direncanakan oleh Bayu Irmansyah, Poniman, dan Hengki Sulaiman.

Bayu Irmansyah berperan sebagai pemesan taksi online, sedangkan Poniman bertugas menjerat korban dengan dibantu oleh Hengki Sulaiman. Lalu, Tyas Dryantama mengaku hanya bertugas memegang tangan korban. # idz

 

 

 

Komentar Anda
Loading...