1,7 juta Hektar DAS Sumsel Kritis
Palembang, BP
Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumatera Selatan (Sumsel) terindikasi kritis. Tercatat dari 8,6 juta hektar (Ha) DAS Musi sekitar 1,7 juta ha terkategori kritis.
Ketua Forum Koordinator Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumsel, Syafrul Yunardi, saat Talk Show Pengelolaan DAS dan Rakor Forum DAS, di Aryaduta, Rabu (30/3), mengatakan, DAS adalah daerah daratan anak sungai yang berfungsi menampung dan menyimpan kadungan air secara alami. Sementra kondisi DAS Musi saat ini cukup kritis.
Dikatakannya, DAS Musi dengan luas sekitar 8,6 juta ha merupakan saah atu dari 108 DAS di Indonesia yang ditetapkan melaui SK Menhut No SK.328/Menhut-II/2009, ebagai DAS prioritas karena kondisinya kritis.
“Dari luas lahan tersebut 1,7 juta ha atau 20 persennya terkategori agak kritis hingga kritis. Di sis lain, Sumsel dengan jumlah penduduk 8 juta jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2010, mebutuhkan dukungan sumber daya air yang terus meningkat,” katanya.
Kerusakan lingkungan yang terjadi di DAS Musi akan meberikan dampak yaitu ketahanan air menjadi terancam. Elain mengakibatkan berbagai bencana seperti kekeringan, banjir dan longsor, terancamnya ketahanan air juga dapat memicu turunnya pendapatan masyarakat yang mengandalkan mata pencaharian dari kuantitas dan kualitas air sungai.
“Apabila DAS kritis tidak segera ditangani maka tujuan pengelolaan DAS secara umum akan sulit tercapai, yang meliputi kelestarisan taa air, produktivitas lahan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terjamin,” terangnya. #pit