Isi Prasasti Talang Tuwo, Spirit Pembangunan Sumsel
Palembang, BPNajib Asmani mengaku sangat prihatin dengan kondisi situs Talang Tuwo di Talangkelapa, Palembang yang terbengkalai. Menurut Najib, lokasi situs yang berbicara ekologi tersebut harus dikembalikan seperti di masa Kerajaan Sriwijaya. Berada di lokasi yang dipenuhi keanekaragaman hayati. “Minimal dibangun miniatur Taman Sriksetra di lokasi tersebut,” kata Najib, Senin (28/3).
Pemerintahan Jokowi dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pasti akan
mendukung. Sebab langkah tersebut demi perbaikan kondisi bangsa dan
negara Indonesia menjadi lebih baik. Namun guna mewujudkan hal
tersebut, Najib berpendapat butuh dukungan banyak pihak. Tidak hanya
mengandalkan peranan pemerintah. “Kita butuh dukungan banyak pihak,
tokoh masyarakat, intelektual, pelaku ekonomi. Kita butuh dukungan
tokoh seperti H. Halim yang kita kenal sangat peduli dengan persoalan
sosial dan budaya,” katanya.
Dijelaskan Najib, Sriwijaya merupakan simbol kebesaran bangsa di Asia
Tenggara. Pada masa Kerajaan Sriwijaya, Asia Tenggara mengalami masa
puncaknya. Bangsa-bangsa di Asia Tenggara hidup makmur, damai, dengan
lingkungan hidup yang sehat dan terjaga. “Kita sebagai bagian dari
turunan bangsa Sriwijaya harus bangga, dan sudah selayaknya menjaga
apa yang diamanatkan dan ditinggalkan raja Sriwijaya.” katanya.
Tujuan pelestarian tersebut selain sebagai media pendidikan, juga
dapat dijadikan objek wisata sejarah. “Bahkan Prasasti Talang Tuwo
dapat dijadikan spirit pembangunan berbasis pelestarian lingkungan
hidup. Bukan hanya untuk di Indonesia, juga dunia,” katanya.
Yang perlu dijaga dan dilestarikan, bukan hanya situs Prasasti Talang
Tuwo, juga situs Kedukan Bukit, Telaga Batu, serta beragam situs
Sriwijaya di wilayah pesisir gambut, termasuk pula di berbagai wilayah
di Asia Tenggara.
Najib menjelaskan, selama ini perhatian Gubernur Sumsel terhadap
sejarah kebesaran Kerajaan Sriwijaya sudah cukup banyak. “Dia telah
menjadikan isi prasasti Talang Tuwo sebagai spirit pembangunan di
Sumsel yang berbasis pelestarian lingkungan hidup. Itu sebuah langkah
yang luar biasa. Jadi tinggal semua pihak mendukungnya. Akan
tercapailah keinginan kita bersama. Rakyat makmur, lingkungan terjaga,
situs sejarah Sriwijaya pun terjaga,” katanya.#osk