Sang Jenderal Telah Kembali
Ia berperan besar dalam membawa SFC juara ISL 2011/2012. Kembalinya Sang Jenderal menghadirkan asa baru bagi Laskar Wong Kito.
SOSOK pemain yang turut berjasa membawa Sriwijaya FC menjuarai Indonesia Super League 2011/2012 kembali ke skuad yang membesarkan namanya. Dia, Firman Utina, gelandang tengah tim nasional Indonesia, yang kenyang pengalaman di belantika sepakbola tanah air.
Pemain kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 34 tahun silam, memiliki daya jelajah tinggi. Ia sangat piawai dalam mengatur ritme permainan. Bahkan, posisinya di timnas sempat tak tergantikan dalam beberapa tahun terakhir.
Berkat performa apiknya itu, beberapa kali Firman mendapatkan predikat sebagai pemain terbaik, salah satunya ketika pertandingan Indonesia melawan Bahrain di Piala Asia 2007.
Tak heran dengan menterengnya sepak terjang Firman, SFC kembali tertarik untuk menggunakan jasa pemain berpostur 165 cm ini. Dan rupanya, sang pemain juga senang kembali memperkuat tim yang bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Ia ingin mengulang kenangan indah bersama SFC.
“Saya bangga bisa kembali bersama SFC. Banyak kenangan indah saat juara dan saya ingin mengulangi momen indah tersebut. Itulah alasan kenapa saya kembali,” ujar pemain kelahiran 15 Desember 1981.
Firman memulai karir sepakbola di klub Indonesia Muda dan kemudian pindah ke klub Bina Taruna. Tiga tahun di sana, ia kemudian direkrut klub Persma Junior, tim semi profesional yang ada di Manado, yang kebetulan pelatihnya adalah Benny Dollo, pelatih SFC saat ini. Berkat bujukan Bendol –sapaan Benny Dollo – ia mengiyakan tawaran SFC.
”Permainan saya tumbuh kembang bersama Om Benny, semua terjalin baik. Mudah-mudahan bersama SFC, kami bisa berprestasi baik,” ucapnya.
Kendati sudah berusia 34 tahun, Benny Dollo tidak ragu dengan kemampuannya. Bahu membahu bersama punggawa Laskar Wong Kito lainnya, SFC masih berharap banyak tuah dari pemain berinisial FU 15 ini.
Di mata Bendol, Firman merupakan sosok pemimpin. Dia sangat disegani oleh pemain senior dan junior di timnya. Maka, ia menyerahkan ban kapten pada mantan punggawa Persib Bandung itu.
“Firman kapten SFC, dia akan dibantu Asri Akbar yang menjadi wakil kapten,” tegasnya.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, Bendol sangat yakin Firman bisa memimpin rekan-rekannya di lapangan. Setidaknya bisa memenangkan para pemain SFC apabila terpancing emosi dari aksi provokatif lawan.
“Firman pemain berpengalaman, kita percaya dengan kemampuannya,” pungkasnya.# rizal effendi
Perjalanan Karir :
Indonesia Muda Manado (1993-94)
Bina Taruna Manado (1995-98)
Persma Junior (1998-99)
Persita Tangerang (2000-04)
Arema Malang (2005-06)
Persita Tangerang (2007-2008)
Pelita Jaya (2008-2009)
Persija Jakarta (2009-2010)
Sriwijaya FC (2010-2012)
Persib Bandung (2012-2015)
Sriwijaya FC ( 2016- )
Prestasi Timnas :
Piala Pelajar Asia U-19 (2000)
SEA Games (2001, 2003)
Pra-Piala Asia (2001, 2004)
Pra-Olimpiade (2003)
Piala Tiger (2004)
Piala Tiger (2006)
Piala Asia (2007)
Piala Suzuki AFF (2008)
Piala Suzuki AFF 2010