Gubernur Sumsel Raih Penghargaan dari Leprid

14

Kodam II Sriwijaya menggelar acara syukuran hari jadi ke-70 Kodam II Sriwijaya pada Sabtu (9/1) di Stadion Gelora Sriwijaya, Komplek Jakabaring Sport City (JSC). Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Gubernur Sumsel Raih Penghargaan dari Leprid
Gubernur Sumsel Raih Penghargaan dari Leprid

Ribuan warga dari beragam etnis memadati Stadion Jakabaring Palembang, untuk menyaksikan acara syukuran, dan konser grup musik Slank.

Masyarakat terlihat antusias dan bergembira melihat tarian kolosal yang melihatkan 5.000 orang dengan iringan musik Slank yang seakan makin menambah rasa kebersamaan antara TNI dan rakyat. Sebelumnya digelar parade pasukan di mana semua personel grup Slank yang dikomandoi Kaka dan Bimbim ikut bersama prajurit TNI di Stadion Gelora Sriwijaya.

Ke-5.000 penari dalam tarian kolosal merupakan gabungan prajurit dan sipil satuan jajaran Kodam II Sriwijaya  di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan, ibu-ibu Persit, anggota Polri, mahasiswa, pelajar, anggota FKPPI, anggota PPM, dan lainnya.

Tarian kolosal di bawah koodinator sekaligus koreografer Kepala Ajendam II Sriwijaya Kolonel Caj Eko Waluyo Setyantoro menampilkan kolaborasi, gerak, dan formasi berbagai jenis tarian yang ada di seluruh wilayah Sumbagsel. Di antaranya Tari Payung, Tari Serampang 12, Tari Kreasi masing-masing daerah, termasuk Tari Barongsai. Pergelaran tari kolosal ini bertajuk ‘Gotong Royong Sriwijaya’.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam II Sriwijaya Brigjen Komaruddin Simanjuntak, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didamping Hj Eliza Alex Noerdin dan bupati dan walikota di Sumsel, Gubernur Bengkulu, Gubernur Jambi, Gubernur Lampung, dan Gubernur Bangka Belitung serta para pejabat teras Kodam II/Sriwijaya, Kapolda se-Sumbagsel dan pejabat pemerintah daerah se-Sumbagsel.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada Pangdam II Sriwijaya dan istrinya  sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodam II Sriwijaya serta Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Menurut Paulus, Kodam II Sriwijaya telah berhasil memecahkan rekor Leprid pada 23 Desember 2015 yaitu festival layang-layang merah putih terbanyak dan festival pempek serentak di enam wilayah Kodam II Sriwijaya dengan total panjang 38. 804 meter.

Kota Palembang sendiri berhasil memecahkan rekor dunia pempek terpanjang tanpa terputus melilit pada 22 stupa dengan panjang 17.804 meter, selain rekor pempek terberat dengan berat 220.50 kg.

Baca Juga:  Dinilai Salah Satu Kebanggaan Sumsel, Bobby A Rizaldi Peroleh Lintas Politika Award

“Dan hari ini kita saksikan tari kolosoal dengan melihatkan 5.000 penari dari seluruh Sumbagsel dengan kriteria tari kolosal massal dengan penari terbanyak dengan tema Gotong Royong Sriwijaya,” katanya.

Kecuali tari kolosal, semua prestasi yang telah disebutkan tadi menurut Paulus merupakan rekor dunia. “Kalau tari kolosal belum masuk rekor dunia karena rekor dunia lebih banyak daripada itu,” katanya.

Kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin juga diberikan penghargaan selain Pangdam II Sriwijaya dan istri karena mendukung kegiatan dan prestasi yang telah diraih Kodam II Sriwijaya ini. “Kita apresiasi Pak Alex Noerdin untuk mendukung kegiatan di wilayahnya, dalam hal ini Kodam II Sriwijaya, yaitu festival layang-layang, festival pempek, dan tari kolosal,” kata Paulus.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang gagah dengan baju TNI loreng-loreng hijau dan baret hijau mengucapkan dirgahayu Kodam II Sriwijaya ke 70.

“Ini satu acara luar biasa. Kalau mau lihat tadi tari massal 5.000 dari prajurit TNI, Polri, mahasiswa dan lain-lain, menambah keyakinan, insya Allah closing ceremony Asian Games 2018 di Palembang dan mungkin saja opening-nya di Palembang bisa kita laksanakan dengan baik, dengan sukses. Ini merupakan bentuk kerja sama yang baik persatuan di antara kita. Terima kasih kepada Kodam II Sriwijaya, kodam kebanggaan Indonesia,” kata Gubernur usai acara.

Sedangkan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson SIp mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan syukuran HUT ke-70 Kodam II Sriwijaya yang seharusnya jatuh tanggal 1 Januari 2016 namun diundur dan dilaksanakan pada 9 Januari.

Syukuran kali ini difokuskan kepada hiburan saja dengan mengangkat kearifan lokal berupa tari gotong royong Sriwijaya. Salah satu kearifan lokal negara ini adalah gotong royong dan itu diaktualisasikan dalam bentuk tarian yang kesemuanya didukung TNI, Persit, pelajar, dan mahasiswa.

“Ini mengalir dari kebijaksanaan Panglima TNI bahwa TNI kuat bersama rakyat, rakyat kuat karena TNI, jadi TNI dan rakyat menyatu, kita mengalir saja, untuk mengaliri ini ada medianya, medianya kita melakukan kegiatan yang diperuntukan untuk rakyat, seluruh kegiatan dalam rangka HUT TNI dan HUT Kodam kita rangkai memang lebih kedepankan kedekatan TNI dengan rakyat sehingga tidak ada batas sehingga TNI dan rakyat menjadi kuat,” katanya.

Baca Juga:  Alex Noerdin Salurkan Bantuan Mesin Chopper Untuk Petani Sumsel

Kedepan Kodam II Sriwijaya lebih baik, lebih profesional dan dia  berharap Kodam II/Sriwijaya  akan lebih sukses lagi dalam menjalankan tugas-tugas baik dalam organisasi, maupun dalam  kehidupan  bermasyarakat, sehingga kiprah dan sumbangsihnya dapat semakin dirasakan oleh  masyarakat se-wilayah Sumatera  bagian Selatan.

Selanjutnya Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson bersama Kasdam II Sriwijaya Brigjen Komaruddin Simanjuntak, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, dan bupati dan walikota di Sumsel  Gubernur Bengkulu, Gubernur Jambi, Gubernur Lampung dan Gubernur Bangka Belitung serta Para pejabat teras Kodam II Sriwijaya dan pejabat pemerintah daerah se-Sumbagsel melakukan pemotongan nasi tumpeng bersama.

Pada puncak HUT Kodam II Sriwijaya ke 70, band Slank berhasil memukau para pengunjung stadion Gelora Sriwijaya dengan MC artis Ibukota Okan Cornelius dan Narji.

Sejumlah lagu andalan dilantunkan band yang digawangi Kaka pada vokal, Bimbim pada drum, Ridho pada gitar, dan Ivanka pada bass.

Bang-bang Tut, Terlalu Manis, Yang Penting Halal, Ku Tak Bisa, Pandangan Pertama, dan Orkes Sakit Hati adalah sebagian di antara deretan lagu yang dinyanyikan band Slank.

Di sela aksi panggungnya, vokalis Kaka mengajak masyarakat Kota Palembang dan Indonesia bersatu bersama TNI. Menurutnya, jika Slanker bersatu dengan TNI, keduanya tak akan ada matinya.

“Slank dan tentara itu bersatu. Karena dua-duanya, nggak ada matinya. Kalau bersatu nggak terkalahkan. Slank nggak ada matinya,” kata Kaka.adv

 

Sumsel Aman, Kondusif, dan Berprestasi

Acara malam pisah sambut Kapolda Sumsel yang lama, Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri, kepada Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Djoko Prastowo, SH, MH, di Griya Agung Palembang, Selasa (12/1), berlangsung meriah.

Pisah sambut Kapolda Sumsel dihadiri oleh hampir seluruh pejabat teras di Sumsel, seperti Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kajati Sumsel Teungku Suhaimi, DPRD  Sumsel yang diwakili Wakil Ketua DPRD Sumsel Yansuri.

Selain itu para Walikota/Bupati di Sumsel ikut meramaikan suasana, antara lain Bupati Ogan Ilir (OI), Bupati OKI, Walikota Lubuklinggau, Polres di wilayah Sumbangsel semua hadir di acara ini.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan dengan waktu yang singkat selama 3,5 tahun menjadi Kepala Polisi Daerah Sumsel Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri pada masa kepemimpinanya menjadi Kapolda Sumsel, keadaan di Sumsel selalu kondusif dan aman serta prestasi yang diraihnya sudah begitu banyak.

Baca Juga:  Gubernur Sumsel H Alex Noerdin Ucapkan Salam Perpisahan Ke Masyarakat

“Banyak yang ingin saya sampaikan, waktu 15 bulan berjalan, dengan hobi yang sama, ada juga hobi kita yang tidak sama serta ada Forum Koordinasi Pimpinan daerah, alhamdulilah semuanya solid dan kompak. Yang paling penting adalah untuk kesejahteraan Sumsel,” kata Alex.

Alex mengungkapkan, walaupun jauh di mata tapi selalu dekat di hati. “Saya dengan uda ini benar dekat, kerja sama kami menjaga Sumsel. Alhamdulilah sampai saat ini belum pernah terjadi kerusuhan antaretnis dan antarumat beragama,” ujarnya

Dan Gubernur mengucapkan selamat datang di Sumsel kepada Kapolda Sumsel yang baru Irjen Pol Djoko Prastowo, SH, MH.

Dipenghujung acara Gubernur memberikan cindera mata kepada Irjen Iza Fadri. Kemudian disambung dengan pemberian cendera mata oleh Ketua DPRD Sumsel yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, Yansuri, cenderamata oleh Kejaksaan Tinggi Sumsel langsung diberikan oleh Kajati Sumsel, Teungku Suhaimi. Kemudian tak lupa pemberian cindera mata dari perwakilan Kapolresta sumbangsel yang diwakili oleh Kapolresta Palembang Cahyono.adv

 

KOMENTAR

Gubernur yang Sangat Luar Biasa

Grees Selly, SH, Advokat
Prestasi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sangat luar biasa, karena itu sudah sepatutnya pemerintah bersinergi dengan aparat TNI yang menjaga kedaulatan NKRI dan kepolisian sebagai aparat penegak hukum.

Dengan penegakan hukum yang baik dan keamanan yang kondusif menjadikan Sumsel sebagai salah satu daerah yang diminati oleh investor nasional, regional, dan internasional.

 

Mampu Sinergikan Aparat Keamanan

Heriyanto Daniel Nainggolan, Masyarakat

Indikator dari keberhasilan pembangunan di daerah sangat dipengaruhi oleh pencapaian stabilitas keamanan yang kondusif. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dinilai memiliki pengaruh dan mampu mensinergikan seluruh sumber daya keamanan.

Keterkaitan peran pemimpin di daerah yang saling menopang baik pada lingkup sipil maupun militer dalam menjaga serta memelihara stabilitas keamanan daerah, akan menghasilkan pelaksanaan program pembangunan yang terselenggara dengan baik. Nah melihat pesatnya iklim ekonomi investasi di Sumsel, Gubernur Alex Noerdin saya kira telah berhasil mensinergikannya. #adv

Komentar Anda
Loading...