Bank Berlomba Salurkan KUR

22

Persyaratan Lebih Mudah

imagesPalembang, BP

Sejak kran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dibuka dengan ditandai penurunan bunga kredit dari 12 persen menjadi 9 persen, bank penyalur mulai sibuk menawarkan KUR dengan strategi khusus agar penyaluran mencapai target.

CEO BNI Kanwil Palembang Asmorohadi mengatakan tahun ini pihaknya mendapatkan jatah penyaluran KUR jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Dana yang disiapkan cukup besar, sehingga untuk penyaluranya membutuhkan kerja keras dan strategi yang baik,” katanya, Selasa (2/2). Pengelola Bisnis BNI Wilayah Palembang Jefri Dinata mengatakan, target penyaluran KUR untuk wilayah Sumbagsel Rp775 miliar tahun ini dengan bunga KUR sebesar 9 persen per tahun. “Untuk saat ini penyaluran sudah mencapai Rp35 miliar, dengan bunga KUR sebesar 9 persen,” tuturnya.

Baca Juga:  Menteri Perekonomian Janjikan Penambahan Kuota KUR di Sumsel

Pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Palembang Erdianto Sigit tidak menampik penyaluran KUR tahun ini memiliki porsi yang lebih besar hingga beberapa kali lipat. Pihaknya sendiri sejak awal tahun sudah mulai melakukan penyaluran dengan mengutamakan pada nasabah lama.

“Kami mulai menggali lagi potensi pinjaman bagi nasabah lama dengan catatan memiliki record yang baik dalam pengelolaan dana,” tuturnya.

Pihaknya juga terjun ke semua sektor seperti pertanian dan pedagang kecil. Sehingga diharapkan target penyaluran KUR dapat terealisasi maksimal di tahun ini. Terlebih perekonomian sudah berangsur membaik.

Baca Juga:  BJB Fokus Himpun Dana Murah

Dia menjelaskan di BRI khusus untuk wilayah Palembang, KUR ditarget dapat tersalurkan Rp3,1 triliun, sebesar Rp2,7 triliun untuk mikro dan Rp400 miliar untuk ritel. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp805 miliar.

KUR Mikro diberikan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi yang memiliki usaha produktif. Dengan minimal usaha sudah lebih dari satu tahun. “Modal yang bisa disalurkan maksimal Rp25 juta atau bisa disesuaikan dengan besaran nilai usahanya,” katanya.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan CSR APD dan Penunjang Kesehatan

Sementara untuk ritel, maksimal pinjaman sebesar Rp500 juta dengan bunga kredit 9 persen per tahun dan tenor hingga lima tahun.

Ruli (23), pengusaha martabak, mengaku tidak terlalu sulit mendapatkan pinjaman. Dengan surat jaminan yang sah, dirinya bisa mendapatkan pinjaman KUR.

“Tahun ini sepertinya dipermudah. Kalau tahun lalu memang cukup sulit dan seperti jual mahal. Namun saat ini sudah lebih mudah dan bank yang menawari cukup banyak. Kemarin saya ditawari Bank Mandiri, sekarang sudah ditawari lagi Bank BRI,” katanya. # ren

Komentar Anda
Loading...