Pajak Horeca Tembus Rp23,7 Miliar

11

Palembang, BP

Jpeg
Jpeg

Dari data yang dihimpun Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang, hotel, restoran dan cafe (horeca) menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang sebesar Rp23,7 miliar hingga quartal pertama tahun ini. Sektor potensial ini menandakan pelancong dari luar masih sangat menggeliat untuk datang ke Kota Palembang.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan (Sumsel) mengatakan ini sudah cukup menandakan masih menggeliatnya pelancong datang ke Palembang walaupun sempat ada larangan mengadakan rapat pemerintahan di hotel.

Baca Juga:  DJP Kejar Pajak 'Online Shop'

“Kami berterima kasih sudah ada revisi aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kami harap ke depan makin banyak kegiatan yang digelar dan PAD akan makin bergairah,” kata Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin, saat penutupan Palembang Graet Sale 2015, Sabtu(2/5).

Herlan mengatakan geliat investor pada sektor horeca di Kota Palembang sebenarnya sudah sangat pesat kemajuannya sejak perhelatan olahraga besar-besaran sering diadakan di Sumsel. Bahkan ke depan akan ada pesta olahraga Asian Games yang tentunya akan menyedot perhatian dunia.

Baca Juga:  Tanah Pengemplang Pajak Disita

“Perhotelan dan restoran termasuk juga tempat hiburan ini tidak terlepas dari peran Pemerintah dalam hal pembuat kebijakan. Majunya suatu kawasan apalagi mulai didatangi orang luar juga sangat bergantung pada ketersediaan penginapan yang didorong oleh potensi daerah itu sendiri, sehingga pengembangan bisnis lainnya juga bisa berkembang,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan Irene Camelyn Sinaga yang hadir dalam penutupan tersebut mengatakan PHRI penyumbang setoran pajak terbesar ke tiga, sekaligus menjadi indikator geliat investasi dan pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.

Baca Juga:  Spesialis Pembobol Rumah Bedeng di Palembang Ini Ditangkap Polisi

“Even yang dilakukan PHRI ini untuk menarik minat pendatang ke Sumsel dengan segala potensi yang ada, termasuk pariwisata bersejarah. Jadi peran serta dan kerja sama Pemerintah dan PHRI termasuk Asita ini sangat penting, tentunya ke depan akan lebih baik lagi,” katanya.

 

Komentar Anda
Loading...