Bulog Lubuklinggau dan Media Turun ke RPK, Pantau Harga Beras SPHP

0

LUBUKLINGGAU, BP- Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Lubuklinggau bersama mitra media melakukan monitoring penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) di wilayah Kota Lubuklinggau.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Cabang Bulog Lubuklinggau, Muklis Affandi, melalui Asisten Manajer (Asman) Pemasaran KC Lubuklinggau, Robby Pujangga. Monitoring dilakukan untuk memastikan penjualan beras SPHP di tingkat mitra berjalan sesuai ketentuan, terutama terkait harga jual kepada masyarakat.

Dalam pemantauan tersebut, tim turun langsung mengecek harga beras SPHP, kondisi kemasan, serta kepatuhan para mitra terhadap aturan distribusi dan penjualan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Lubuklinggau Tingkatkan Standar Pelayanan Melalui SP2HP

Selain melakukan pengecekan, Bulog juga memberikan imbauan kepada para mitra RPK agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku. Di antaranya, menjual beras SPHP sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), tidak membuka kemasan, serta tidak melakukan pengemasan ulang atau memindahkan beras ke kemasan lain.

Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas dan keamanan beras, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan produk SPHP sesuai standar yang telah ditetapkan.

Adapun tiga lokasi yang menjadi sasaran monitoring kali ini, yakni RPK Lela Amula Rahayu, RPK Resca di kawasan Watervang, serta RPK milik Jon yang berada di Kelurahan Taba Jemekeh, Kota Lubuklinggau.

Baca Juga:  Jalur Mudik Sepi Rawan Kejahatan

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga jual beras SPHP di ketiga RPK tersebut diketahui berkisar antara Rp61.000 hingga Rp62.500 per sak. Harga tersebut masih berada di bawah ketentuan HET.

Bulog KC Lubuklinggau memastikan pengawasan terhadap penjualan beras SPHP akan terus dilakukan secara berkala. Monitoring direncanakan berlangsung setiap bulan dengan mengambil sejumlah RPK sebagai sampel pemantauan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran. Dengan pengawasan secara rutin, diharapkan penyaluran beras SPHP dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Solidaritas Tanpa Batas, Dewan Penasihat Ojol Lubuklinggau Bantu Rekan yang Terbaring Patah Tulang

Sementara itu, berdasarkan data Bulog KC Lubuklinggau, ketersediaan stok beras di gudang saat ini mencapai sekitar 2.000 ton.

Dengan dukungan stok tersebut, Bulog terus berupaya menjaga kelancaran distribusi beras SPHP melalui jaringan mitra RPK. Upaya ini dilakukan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.

 

Komentar Anda
Loading...