Solidaritas Tanpa Batas, Dewan Penasihat Ojol Lubuklinggau Bantu Rekan yang Terbaring Patah Tulang
LUBUK LINGGAU, BP- Rasa kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh komunitas ojek online di Lubuklinggau. Dewan Penasihat ojek online Kota Lubuklinggau, Febrio Fadillah, mengunjungi salah satu driver, Zulkarnain, yang tengah terbaring akibat musibah patah tulang di kediamannya, Jalan Ramayana, Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Dalam kunjungan tersebut, Febrio Fadillah menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai sebagai bentuk dukungan moril dan materiil. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban Zulkarnain yang untuk sementara waktu belum dapat kembali bekerja.
Febrio Fadillah, yang akrab disapa Rio, menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar memberi bantuan, tetapi juga membawa pesan kebersamaan.
“Kami hadir bukan hanya untuk membantu, tetapi juga ingin menyampaikan bahwa saudara kita, Zul, tidak sendiri. Ini adalah wujud solidaritas kami sebagai keluarga besar ojek online di Lubuklinggau,” ujarnya.
Rio juga berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat bagi Zulkarnain untuk segera pulih dan bangkit kembali.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan dan menjadi dorongan semangat untuk kesembuhan. Kami juga mengajak rekan-rekan serta masyarakat untuk terus peduli terhadap sesama yang sedang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, istri Zulkarnain menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya di tengah kondisi sulit.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian semua pihak, terutama kepada Bapak Rio yang telah datang langsung melihat kondisi suami saya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya dengan penuh haru.
Saat ini, Zulkarnain masih dalam masa pemulihan dan belum dapat kembali mencari nafkah. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk membantu keberlangsungan hidup keluarganya.