Bawa 81 Ton BBM Ilegal, 7 Sopir Truk Ditangkap Polda Sumsel

95
Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda  Sumatera Selatan (Sumsel)  menyita 81 ton BBM Ilegal yang diangkut dari lokasi penyulingan ilegal Kecamatan Sanga Desa dan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin dengan mobil truk dimodifikasi. (BP/IST)

Palembang, BP- Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda  Sumatera Selatan (Sumsel)  menyita 81 ton BBM Ilegal yang diangkut dari lokasi penyulingan ilegal Kecamatan Sanga Desa dan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin dengan mobil truk dimodifikasi.

Penangkapan dan penggerebekan dilakukan di dua tempat yakni di Jalan By Pass Alang-alang Lebar dan di perairan Sungai Musi, Desa Pegayut, Ogan Ilir.

Dari penangkapan di Jalan By Pass Alang-alang Lebar dan perairan Sungai Musi, polisi menangkap 7 tersangka yang merupakan sopir bersama masing-masing truknya. Para tersangka yakni, P, WE, A, MH, GS, IS, ASN, yang merupakan sopir. Satu masih buron yakni nahkoda kapal inisial RA.

Baca Juga:  Api dari Korseleting di Bengkel Las Lumat Habis Ruko di Kenten Laut

Truk tersebut membawa BBM jenis Premium dan Solar 11 ribu – 10 ribu liter.

Selain truk pengangkut BBM, polisi juga mengamankan kapal SPOB Dinar Jaya yang memiliki kapasitas 90 ton BBM. Di kapal tersebut berisi 10 ribu liter solar.

Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha mengatakan, puluhan ton BBM ilegal tersebut akan dibawa tersangka menuju Lampung menggunakan kapal.

“BBM yang diangkut truk dikumpulkan di dalam gudang, kemudian mereka pindahkan ke kapal yang juga kami amankan. Tujuannya ke Lampung, ” kata Putu, Jumat (22/9).

Baca Juga:  David Haryono Kendalikan Bisnis Narkoba dari Lapas

Para tersangka memodifikasi truk agar dari luar tak terlihat seperti sedang mengangkut BBM.

“Di dalamnya ada tangki minyak sehingga dari luar tidak terlihat seperti angkut minyak. Ada juga mesin pompa untuk menyedot minyak serta selang sepanjang 100 meter. Selang ini digunakan untuk memindahkan minyak dari truk ke kapal di Sungai Musi, ” katanya.

Setelah menangkap7 orang sopir truk di Jalan By Pass Alang-alang Lebar, anggota bergerak menuju perairan Sungai Musi di Desa Pegayut.

Di sana, kapal SPOB Dinar Jaya sudah menunggu. Namun nahkoda kapal itu tidak ada di lokasi, sekarang masih kami kejar nahkoda dan pemilik kapalnya. Dari penelusuran kami dan koordinasi dengan KSOP, kapal tersebut tidak memiliki izin berlayar l, ” katanya.

Baca Juga:  Kakanwil Kemenkumham Sumsel Resmikan Unit Kerja Kantor Imigrasi di Sekayu

Tersangka inisal A (41) warga Musi Banyuasin mengaku sudah dua kali mengangkut BBM ilegal.

“Saya sudah dua kali. Tempatnya sama. Diupah Rp 800 ribu satu kali angkut, ” katanya.

Akibat perbuatannya, ketujuh tersangka yang merupakan sopir truk tangki modifikasi ini akan di jerat dengan pasal 54 UU nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.#udi

 

 

Komentar Anda
Loading...