Terungkap Penyebab Penerima Bantuan Kredit Tanpa Agunan Menurun di Palembang

72

PALEMBANG, BP – Jika sebelumnya pinjaman kredit kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menccapai 101.903 UMKM, tahun ini mengalami penurunan menjadi 80.903 UMKM.

Tentunya, bukan tanpa alasan itu terjadi. Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, sebelum penyaluran memang ada tahapan administrasi yang harus dilalui. Setiap UMKM mendapatkan pinjaman Rp3 juta tanpa agunan dan bunga.

Baca Juga:  Seluruh Pegawai Non ASN dan PHL Pemkot Palembang akan Diikutsertakan BPJamsostek

“Jadi, tetap berlanjut, tetapi tahun ini jumlah UMKM yang terverifikasi menurun, hanya 80.903 UMKM yang bisa mengajukan pinjaman,” katanya.

Upaya mengajukan pinjaman dengan cara mendaftarkan diri ke kelurahan, yang mana data tersebut akan diperiksa dari kelurahan, kecamatan, dan Dinas Koperasi dan UMKM, dan nantinya BPR akan melakukan survey.

“Bantuan ini sangat bermanfaat karen setiap orang bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain dengan usaha tersebut,” katanya.

Baca Juga:  PPA Bukit Asam Kirim 40 Pelajar Vokasi Pertambangan ke Rindam IV/Diponegoro

Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, Parameswari mengatakan, jika penerima kredit UMKM tanpa agunan ini dilakukan updating data.

“Tahun ini jumlah penerimanya dari updating data yang kita lakukan sebanyak 80.903 UMKM,” katanya.

Data penerima tahun ini, memang mengalami penurunan karena sebelumnya jumlah penerima ini sebanyak 101.903 UMKM.

“Setelah validasi dan verifikasi, penerima sebelumnya karena Covid-19, ada yang meninggal dan ada juga yang tidak masuk lagi sebagai penerima,” katanya. #riz

Komentar Anda
Loading...