Dishub dan Bank Sumsel Babel Lubuk Linggau Perkuat Kolaborasi Tingkatkan PAD Parkir
LUBUK LINGGAU, BP- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuk Linggau menjalin kerja sama strategis dengan Bank Sumsel Babel untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembenahan sistem pengelolaan parkir oleh Dishub, serta penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS yang difasilitasi oleh Bank Sumsel Babel bagi para juru parkir.
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan sosialisasi kebijakan perparkiran yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa. Acara ini turut dihadiri Kepala Dishub Hendra Gunawan dan Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Lubuk Linggau Rianda Pratama di Cinema Hall lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Rabu (22/4/2026).
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para juru parkir mengenai pengelolaan serta distribusi titik parkir di wilayah Kota Lubuk Linggau. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan ketertiban, transparansi, dan optimalisasi PAD dari sektor perparkiran.
Kepala Dishub Kota Lubuk Linggau, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 79 titik parkir lama dan 76 titik baru, sehingga total keseluruhan mencapai 155 titik yang tersebar di sejumlah ruas strategis, mulai dari Simpang RC hingga Simpang Periuk.
Untuk meminimalkan potensi kebocoran, sistem penyetoran retribusi parkir kini tidak lagi dilakukan melalui Dishub, melainkan langsung ke pihak perbankan.
“Setoran tidak lagi ke Dishub, tetapi langsung ke Bank Sumsel Babel melalui sistem QRIS, sehingga lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan QRIS diyakini mampu meningkatkan validitas data sekaligus meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan retribusi parkir.
Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, Trisko Defriyansa, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk membangun pemahaman bersama dalam menggali potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor parkir.
Ia juga menegaskan bahwa di tengah adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, peningkatan PAD menjadi hal yang sangat penting guna mendukung pembangunan daerah, termasuk program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Penggunaan QRIS merupakan langkah strategis untuk menciptakan transparansi serta menghindari potensi kesalahpahaman dalam pengelolaan keuangan parkir,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Lubuk Linggau, Rianda Pratama, menyatakan pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik penerapan sistem QRIS dalam penyetoran retribusi parkir. Ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD, dan kami siap memberikan dukungan penuh,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para juru parkir.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Emra Endi Kesuma, Penyelia Dana Jasa Priority Banking Marlinda, Penyelia Umum Bayu Rahmatullah, Asisten Bisnis Fazrul Ilmi, perwakilan Polres Lubuk Linggau, serta sejumlah OPD terkait.