Tren Partisipasi Pemilih Pemilu Naik
SLEMAN, BP – Tren partisipasi pemilih meningkat berdasarkan data pada Pemilu Serentak 2019 mencapai 81,6 persen, angka ini naik dari Pemilu 2014 sebesar 75,2 persen. Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ingin tren ini dipertahankan.
Demikian diungkapkan Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi dalam seminar optimalisasi peran masyarakat dalam pemilu legislatif di Sleman, dikutip dari laman resmi Fraksi Nasdem Minggu (4/12).
Ia mengatakan, sebelumnya angka partisipasi pemilu terbilang rendah yakni pada Pemilu 2009 angka partisipasi yakni 70,9 persen diikuti angka golput (golongan putih) cukup tinggi sebesar 29,1 persen.
Subardi mengatakan tren naiknya partisipasi pemilih ini agar dipertahankan. “Kita wajib mempertahankan tren kenaikan angka partisipasi pemilih,” katanya.
Menurutnya, partisipasi menjadi indikator suksesnya pemilu dan syarat terpenuhinya sistem demokrasi berbasis kedaulatan rakyat. Hal ini menjadi tantangan kontestan pemilu untuk terus memberikan pendidikan politik sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Ia menegaskan, fraksi NasDem terus menggencarkan sosialisasi agar masyarakat mendapat literasi politik, kesadaran politik, nalar politik, dan kedewasaan berpolitik. “Pemilu 2024 harus kaya gagasan, bukan lagi dipenuhi narasi SARA,” Subardi menuturkan.
Tingginya partisipasi pemilih pada dua pemilu terakhir merupakan bukti penerimaan masyarakat atas sistem pemilu serentak dan rendahnya partisipasi pemilih menunjukkan apatisme dan kejenuhan terhadap kontestasi politik.
“Meningkatkan partisipasi pemilih sama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terlibat dan mengawasi pemilu,” ucap Ketua DPW Partai NasDem DIY ini.#gus