Pemilu 2024: Presiden Sampaikan Lima Arahan Untuk KPU

66

JAKARTA, BP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan lima arahan terkait kesiapan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak 2024, khususnya untuk penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Arahan ini disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis dikutip dari situs resmi Presiden RI, Minggu (4/12).

Jokowi memaparkan ada lima arahan  penting untuk dilakukan  KPU jelang pesta demokrasi  tahun 2024 mendatang

Arahan pertama, Presiden meminta jajaran KPU  memastikan seluruh kegiatan di semua tahapan memiliki pengaturan teknis dan koridor hukum yang jelas, untuk mengantisipasi dan  mengatasi berbagai persoalan-persoalan yang  akan muncul.

Baca Juga:  Road Show Pertempuran Lima Hari Lima Malam di SMAN 5 Palembang: Mengenang Perjuangan Kemerdekaan di Palembang

Lalu, arahan kedua Presiden meminta jajaran KPU  memastikan kesiapan sarana dan prasarana logistik secara detail, efisien dan transparan.

Presiden juga mengingatkan  hal-hal teknis dapat menjadi politis dan berpotensi menimbulkan permasalahan di lapangan, jika tidak dipersiapkan dan direncanakan dengan baik.

“Jangan sampai ketidaksiapan menyebabkan nantinya keributan-keributan di lapangan karena hal kecil-kecil,”  kata Presiden saat rapat konsolidasi nasional kesiapan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024, di Ancol Beach City Jakarta.

Kemudian arahan ketiga, Presiden menginstruksikan KPU   meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kemampuan yang dimiliki  sumber daya manusia (SDM) di setiap tingkatan karena  KPU memiliki tugas penting  mengawal pesta demokrasi bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Pemilu 2024 PPP Logo Baru Rasa Lama, Misi Raih 40 Kursi

“Dari tingkatan paling bawah sampai atas agar dibekali pengetahuan, keterampilan dan kemampuan-kemampuan lainnya yang dibutuhkan agar seluruh perangkat dan petugas mampu bertugas dengan baik,” ucap Presiden.

Arahan keempat, Presiden meminta KPU  bekerja  efektif dan efisien, utamanya dalam mengelola anggaran pemilu. Presiden mengingatkan bahwa Pemilu 2024 mendatang dilaksanakan di tengah kondisi ekonomi global yang penuh  ketidakpastian, sehingga semua pihak harus tetap hati-hati dan waspada  mengambil suatu kebijakan.

Baca Juga:  Bawaslu Temukan  Dugaan Pelanggaran Tahapan Pendaftaran Verifikasi Parpol

“Saya titip, KPU harus bekerja dengan efisien, memanfaatkan anggarannya dengan cermat dan efisien, mengatur skala-skala prioritas yang memang harus,”  Presiden menuturkan.

Arahan terakhir, Presiden menginstruksikan KPU  memperkuat pendidikan politik bagi para kontestan maupun masyarakat. Presiden ingin KPU mengajak para peserta pemilu  mewujudkan pemilu di Indonesia yang damai, jujur dan berintegritas.

“Kita harus mendorong kampanye berkualitas yang menyehatkan demokrasi kita, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, mengedepankan politik adu ide, adu gagasan, bukan politik adu domba,” kata Presiden.#gus

Komentar Anda
Loading...