Bulog Lubuklinggau Serap 202 Ton Jagung Petani, Polres Musi Rawas Kawal hingga Gudang

0

LUBUKLINGGAU, BP- Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Lubuklinggau. Salah satunya melalui penyerapan hasil panen jagung petani di wilayah Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara.

Hingga saat ini, total jagung petani yang telah diserap Bulog KC Lubuklinggau dari tiga wilayah tersebut mencapai 202 ton.

Kepala Perum Bulog KC Lubuklinggau, Muklis Affandi, mengatakan penyerapan jagung tersebut merupakan bentuk komitmen Bulog untuk memastikan hasil panen petani terserap secara maksimal dengan harga yang layak.

“Penyerapan ini merupakan wujud komitmen Bulog dalam memastikan hasil panen petani terserap maksimal dengan harga yang layak,” ujar Muklis.

Komitmen tersebut turut diperkuat melalui sinergi Bulog bersama jajaran Polres Musi Rawas yang melakukan pendampingan terhadap petani, mulai dari proses pertanian hingga penyaluran hasil panen ke gudang Bulog.

Baca Juga:  Mantan Ketua DPRD Linggau Ramaikan Pilkada Muratara

Salah satunya dilakukan Polsek Muara Kelingi. Pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, jajaran Polsek Muara Kelingi mendampingi Kelompok Tani Subur Jaya menyalurkan 2,3 ton jagung pipil ke Gudang Perum Bulog Sumber Harta.

Pendampingan dilakukan Ps. Kanit Binmas Polsek Muara Kelingi Aiptu Eka Prasetya, mewakili Kapolsek Muara Kelingi IPTU M. Nurhendra, S.H., M.H., bersama Ketua Kelompok Tani Subur Jaya, Hari Kristianto.

Setibanya di gudang, jagung hasil panen petani langsung menjalani pemeriksaan kualitas oleh petugas laboratorium Bulog. Dari hasil pengujian, kadar air jagung tercatat 14,0 persen, sedangkan kadar aflatoksin berada di angka 35 PPB.

Baca Juga:  Wako: Tidak Ada Pengalihan Cabor Porprov

Hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan sehingga seluruh hasil panen dapat diterima dan diserap oleh Bulog.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres hingga Polsek telah diinstruksikan untuk mengawal program ketahanan pangan secara menyeluruh.

Pengawalan tersebut tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi sejak pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga proses pascapanen dan pendistribusian hasil pertanian ke Bulog.

“Kami hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan proses pertanian berjalan lancar. Mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pendistribusian hasil panen ke Bulog tanpa kendala,” ujar Kapolres.

Senada, Kapolsek Muara Kelingi IPTU M. Nurhendra melalui Aiptu Eka Prasetya mengatakan, pendampingan dilakukan untuk memastikan hasil pertanian masyarakat dapat tersalurkan dengan aman dan lancar serta memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi petani.

Baca Juga:  ‎Narkoba Kerek Angka Perceraian di Linggau

Selain membantu kelancaran distribusi, kehadiran polisi di lapangan juga diharapkan memberikan rasa aman kepada petani, terutama dalam proses penyerahan hingga pembayaran hasil panen.

Dengan tambahan 2,3 ton jagung dari Kelompok Tani Subur Jaya, penyerapan jagung yang dikawal Polsek Muara Kelingi pada kuartal III 2026 tercatat mencapai 2,3 ton.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Bulog, Polres Musi Rawas, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Jajaran Polres Musi Rawas pun berkomitmen untuk terus hadir mendampingi petani, sehingga produksi pertanian dapat meningkat, hasil panen terserap dengan baik, dan kesejahteraan masyarakat semakin terjaga.

 

Komentar Anda
Loading...