Puluhan Remaja Dibawah Umur Diamankan Berikut Sajam dan Molotov

91
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib (BP/IST)

Palembang, BP- Polrestabes Palembang mengamankan 25 remaja yang sebagian besar masih di bawah umur karena hendak melakukan aksi tawuran di kawasan 3/4 Ulu dan 2 Ulu Palembang.

Sebanyak 25 orang ini terjaring patroli Polsek Seberang Ulu I yang sedang berkeliling, kemudian mereka digiring ke Mapolrestabes Palembang, Rabu (6/4). Lima di antaranya memasuki usia dewasa.

Polisi turut menyita sejumlah senjata yang digunakan oleh kelompok remaja ini meliputi pedang, parang, bambu, kayu, bom molotov, petasan dan botol kaca.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib mengatakan, remaja yang diamankan adalah hasil gerakan antisipasi tawuran yang dilakukan.

Baca Juga:  8 Kapolres Jajaran dan Pejabat Utama Polda Sumsel Diganti 

“Dini hari tadi kami melakukan operasi di lokasi – lokasi yang rawan tawuran, dari hasil ini kami amankan 25 orang yang melakukan aksi tawuran,” ujar Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Rabu (6/4) di Mapolrestabes Palembang.

Informasi yang dihimpun, kelompok remaja ini sudah melakukan aksi tawuran di dua tempat berbeda yakni 3/4 Ulu dan di Simpang Tugu KB. Sedangkan satu kelompok lainnya hendak melakukan tawuran di dekat Jembatan Musi VI.  “Yang kelompok satunya lagi sedang menunggu musuhnya, di dekat Jembatan Musi VI,” katanya.

Baca Juga:  KPD dan Sarkub   Sepakat Akan Lestarikan Makam  Bersejarah  di Palembang

Pihaknya mengelompokkan remaja ini apakah ada unsur tindak pidana yang diperbuat.

“Bagi yang membawa sajam itu dikenakan sanksi. Yang ikut tawuran kami lakukan pembinaan dan orang tua serta pihak sekolah akan dipanggil dalam waktu 1×24 jam,” katanya.

Menurut R (14) mengaku bahwa dirinya dan teman – temannya menunggu lawan tawuran di dekat Jembatan Musi VI karena sebelumnya tempat mereka tinggal telah diserang.  “Saat puasa pertama itu kampung kami sudah di serang anak – anak tangga buntung, jadi kami mau membalas,” katanya.

Baca Juga:  Spesialis Bobol Rumah di Tembak

Namun saat kami menunggu rombongan itu datang sudah diamankan Polisi. “Saat menunggu rombongan mereka lewat naik motor, tiba – tiba polisi datang langsung menangkap jadi kami bubar berlari menyelamatkan diri, dan saya tertangkap,” katanya.

Sedangkan, DS (15) mengaku hanya ikutan saja tawuran. “Saat itu saya hanya ikutan bae, saya disuruh pegang gergaji itu oleh teman saya.,” katanya.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...