KPD dan Sarkub   Sepakat Akan Lestarikan Makam  Bersejarah  di Palembang

171
Komunitas ziarah  Sarjana Kuburan (Sarkub) dipimpin  Ketuanya   Gus Rudi Jenggot didampingi Koordinator Pecel Lele Lamongan H Sam bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) di Jalan  Sultan M. Mansyur No.776, Bukit Lama, Kecamatan  Ilir Barat (IB)  II, Palembang, Senin (23/1).(BP/ist)

Palembang, BP- Komunitas ziarah  Sarjana Kuburan (Sarkub) dipimpin  Ketuanya   Gus Rudi Jenggot didampingi Koordinator Pecel Lele Lamongan H Sam bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) di Jalan  Sultan M. Mansyur No.776, Bukit Lama, Kecamatan  Ilir Barat (IB)  II, Palembang, Senin (23/1).

Rombongan diterima oleh Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Djayo Wikramo R.M. Fauwaz Diradja S.H. M.Kn. dan jajaran Kesultanan Palembang Darussalam diantaranya Mufti Kesultanan Palembang Darussalam Pangeran Muhammad Mustofa, R.M.Rasyid Tohir,S.H Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Suryo Vebri Al-Lintani, budayawan Palembang Heri Mastari.

Baca Juga:  DKP Tugaskan Tim Pemantau Seniman Palembang di JKPI 2025 Yogyakarta

Menurut SMB IV kedatangan komunitas Sarkub tidak lain untuk menjalin silaturahmi bersama KPD dan bersama-sama kedepan akan melakukan ziarah ke makam-makam bersejarah di Palembang.

“Mereka ini selalu berziarah kemakam-makam  penyebar-penyebar agama Islam , Sultan-Sultan mulai dari Aceh , Medan , Padang sampai ke Timur. Mereka menemui kita ingin berziarah  tapi sama-sama  dengan kita,” kata SMB IV.

Baca Juga:  DPRD Sumsel: Pemko Palembang Tak Serius Bersihkan Got

Sedangkan Pangeran Suryo Vebri Al-Lintani menambahkan direncanakan KPD dan komunitas Sarkub ini akan melakukan ziarah di jumat ini sekitar pukul 21.00 di Kawah Tekurep dan akan di selingi dengan Istighosah.

Kawah Tekurep sendiri adalah salah satu kompleks pemakaman sultan-sultan yang pernah memerintah di Palembang dan kerabatnya. Pembangunan kompleks pemakaman ini diprakarsai oleh Sultan Mahmud Jayawikrama dan mulai dibangun pada tahun 1728 M.

“Bukan cuma ziarah termasuk juga  kedepan akan lebih memperhatikan kuburan , peduli makam-makam  bersejarah di Palembang KPD dan Sarkub,” kata Vebri.

Baca Juga:  Ratu Dewa Marah , Lihat Revitalisasi Makam Adipati Palembaang Ario Damar Asal Jadi

Selain itu  menurut mantan Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) ini Sarkub akan mendukung Kesultanan Palembang Darussalam  untuk melestarikan sejarah melalui peduli terhadap makam-makam bersejarah di Palembang dan Sumsel pada umumnya.

“Mereka semuanya tinggal di Jawa dan di Palembang ini banyak orang Jawa yang anggotanya mereka banyak dari perjual pecel lele,” katanya.#udi

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...