Komisi V DPRD Sumsel Minta Uang Makan Penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Indralaya di Tambah

30
Mgs. H. Syaiful Padli (BP/IST)

Palembang, BP- Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  prihatin lantaran uang makan penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang berada di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) hanya Rp7 .000 persekali makan.

“ Seperti uang makan yang saat ini hanya Rp21 .000, harusnya khan tidak layak lagi uang makan tiga kali sehari makan Rp21.000. artinya Rp7.000 persekali makan, artinya kedepan harus ditambah,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, Senin (19/7).

Baca Juga:  Agus Sutikno Diprediksi Kembali Pimpin PPP Sumsel , Bagindo Togar: Lakukan Pembaharuan Program dan Susunan Pengurus

Politisi PKS ini mengakui panti tersebut setiap tahun mendapatkan anggaran dari Pemprov Sumsel hanya memang anggarannya tidak terlalu maksimal.

Selain itu terkait dengan kondisi panti menurutnta membutuhkan rehab karena ada sejumlah kondisi bangunan yang tidak layak lagi.

“ Bahkan beberapa ruangan banyak tidak terpakai dan sangat disayangkan,” katanya.

Yang paling memprihatinkan , menurut Syaiful terkait peralatan keterampilan seperti mesin jahit, peralatan bengkel, peralatan salon  yang ada di panti yang kondisinya tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Minta Diskusikan Dulu, Soal Pemindahan Islamic Center

“ Artinya perlu penyegaran dari peralatan dan stimulus diberikan kepada peserta yang sudah mengikuti pembinaan di panti tersebut sehingga mereka mendapatkan peralatan keterampilan untuk membuka usaha dan ini yang betul artinya  apa yang mereka dapatkan di pelatihan dapat mereka langsung mereka praktekkan dan mereka dapat membuka usaha dengan peralatan misalnya untuk mengikuti keterampilan mesin jahit mereka diberikan mesin jahit, yang mengikuti pelatihan salon mereka diberikan peralatan salon dan seterusnya ini harusnya kedepan harus dianggarkan Pemprov Sumsel atau meminta anggaran kemensos,” katanya.

Baca Juga:  Oknum Dosen Unsri  Tersangka Pelecehan Seksual  Ditahan Polda Sumsel, Ini Tanggapan Komisi V DPRD Sumsel

Komisi V DPRD Sumsel juga mendesak agar Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel agar dapat memberikan dana stimulus berupa peralatan leterampilan bagi peserta yang sudah diberikan pembekalan agar keterampilan yang diberikan tidak mejadi sia-sia dan bisa bermanfaat.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...