Siswa Sekolah Harus Divaksin Covid-19, Syarat Belajar Tatap Muka

24

Palembang, BP–Rencana belajar tatap muka di sekolah yang direncanakan 12 Juli 2021 dibatalkan. Hal ini lantaran kasus Covid-19 di Kota Palembang terus meningkat dan disyaratkan vaksinasi untuk anak-anak harus dilakukan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, tren kasus Covid-19 terus meningkat dan sesuai dengan aturan PPKM mikro di Palembang telah disepakati belajar tatap muka dibatalkan. Saat ini Pemerintah Kota Palembang memaksimalkan vaksinasi anak 12-17 tahun.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR: Perlu Pertimbangan Matang Tatap Muka Proses Belajar Mengajar

“Diupayakan semaksimal mungkin, setelah antibody sudah ada belajar tatap muka bisa dilaksanakan,” katanya, usai rapat koordinasi belajar tatap muka, Senin (5/7/2021).

Vaksinasi khusus anak ini sudah dilaksanakan sejak 2 Juli. Dengan total target sasaran 192.667 orang diantaranya SD kelas 6 sebanyak 30.243 orang, SMP 84.629 orang dan SMA 77.799 orang.

“Sudah ada beberapa anak yang divaksin sembari menunggu stok vaksin mencukupi seluruh target,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Berikan Syarat, Sekolah Tatap Muka Minimal 50 Persen Guru Sudah di Vaksinasi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Zulinto mengatakan, meskipun sekolah sudah menyiapkan protokol kesehatan, tetapi berdasarkan kesimpulan sekolah belajar tatap muka ditiadakan.

“Belajar tatap muka dibatalkan, belajar tetap secara online atau daring. Sembari menunggu proses vaksinasi untuk anak-anak,” katanya.

Nantinya, bagi sekolah yang sudah terdaftar ditahap pertama untuk pembelajaran tatap muka terbatas akan didahulukan vaksinasinya. Sementara vaksinasi guru hampir selesai sudah 80 persen.

Baca Juga:  Masjid Nur Hidayah Sebarkan 600 Paket Daging Kurban di Hari Raya Idul Adha 1440 H

“Mungkin nanti akan kita lakukan di sekolah dengan gunakan shift-shift dan ini akan segera kita koordinasikan dulu,” katanya. #pit

Komentar Anda
Loading...