Mengenal Aksara Ka Ga Nga Tanduk Kerbau di Marga Empat Suku Negeri Agung

363
Tanduk Kerbau di Marga Empat Suku Negeri Agung (BP/IST)

Onder Afdeling Lematang Ulu terdiri dari beberapa marga, dimana setiap marga dipimpin oleh seorang Pasirah,  yaitu Tambelang Gedung Agung, Puntang (Tambelang), Empat Suku Negeri Agung, Manggul, Gumay Lembak, Gumay Talang Ilir, Sikap Dalam Sukalingsing, Penjalang Suka Empayang Kikim, Penjalang Suka Empayang Ilir, Tujuh Pucukan Suku Bunga Mas Saling Ulu, Penjalang Sukapangi, Penjalang Sukalingsing dan Lawang Kulon. (Karesidenan Palembang; Kemas AR Panji)

Wilayah yang saat ini di kenal dengan Merapi Area terbagi menjadi 3 (tiga) kecamatan yang kaya akan sumber daya alam berupa pertambangan batubara dan menjadi sumber PAD Kabupaten Lahat dari sektor pertambahan sejak tahun 2008.

Baca Juga:  Partai Gelora Sumsel Dukung Pencalonan Capres Prabowo-Cawapres Gibran

Wilayah Merapi sebelum tahun 1957dimana sistem karesidenan dan marga dihapuskan terbagi menjadi 3 (tiga) marga yaitu : Tambelang Gedung Agung (14 dusun), Puntang/Tambelang (9 dusun), Empat Suku Negeri Agung (22 dusun).

Marga Tambelang Gedung Agung terdiri dari dusun Gedung Agung hingga dusun Lebuay Bandung yang saat ini menjadi Kecamatan Merapi Timur, Marga Puntang terdiri dari dusun Tanjung Baru hingga dusun Arahan menjadi Kecamatan Merapi Barat dan Marga Empat Suku Negeri Agung terdisi dari : dusun Lebak Budi, Negeri Agung, Ulak Pandan, Suke Cinte, Gunung Agung, Tanjung Pinang, Paye Ilir (Desa Suka Marga), Paye Tengah, Paye Ulu, (Paye Tengah dan Paye Ulu menjadi Desa Payo), Karang Endah, Tanjung Telang, Lubuk Kepayang, Muara Temiang, Padang, Tanjung Menang, Talang Akau (Talang Akar), Lubuk Pedare, Talang Mayang (Suka Merindu), Tanjung Beringin, Pehangai (Perangai), Lubuk Betung/Susukan dan Geramat.

Baca Juga:  Petinggi Unsri Hibur Penonton Melalui Teater Dul Muluk

Dari 22 dusun yang masuk wilayah Marga Empat Suku Negeri Agung saat ini masuk ke Kecamatan Merapi Barat dan yang berada di sebelah Selatan sungai Lematang menjadi Kecamatan Merapi Selatang.

Hal ini  tersebut dikemukakan  oleh Ketua Lembaga Adat Desa Ulak Pandan Syamsuro yang didampingi oleh tokoh masyarakat Hasanal Nurdin, Kadus V Sajili, tokoh pemuda Rahmad Saleh, Yoki Witarto dan Juliansyah dalam kunjungan untuk menggali sejarah dan potensi budaya di kabupaten Lahat, Jumat (4/6).

Baca Juga:  Aksara Kaganga Tradisi Tulis yang Kurang Dilestarikan

Ikut serta, staf khusus Bupati Lahat Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga menjadi Ketua Lembaga Kebudayaan dan Pariwisata Panoramic of Lahat, Mario Andramartik bersama Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Bambang Aprianto, SH,MM.

Komentar Anda
Loading...