Ketum PPP Versi Muktamar Jakarta Tentukan Dukungan Pilpres Besok

32
Humphrey R Djemat

Jakarta, BP— Humphrey R Djemat secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta,  menggantikan Djan Faridz yang memilih mundur sebagai Ketua.  Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 di Kantor DPP PPP  Jakarta Pusat, Kamis (15/11). Dalam pembukaan Mukernas, Humphrey yang sebelumnya menjabat pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP menyebutkan,  ada tiga agenda  akan dibahas bersama 34 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Diujung Tahun, Sumsel Ekspor 16, 61 Ton Komoditas Pertanian

“Ketiga agenda tersebut  mengukuhkan saya  sebagai Ketua Umum PPP hingga Mukernas 2019, merevitalisasi struktur DPP PPP dan memutuskan sikap politik terkait pemilihan presiden 2019,” ujar Humphrey kepada sejumlah wartawan di Jakarta.

Menurut dia, dari tiga agenda itu bertujuan ingin bersatu  dengan PPP yang dipimpin Romahurmuziy berkaitan dengan Pemilu 2019. Sebab, dia  khawatir PPP tidak akan lolos ambang batas yang minimal empat persen. “Itu sudah kita ketahui dari hasil survei yang ada. Dan  itu yang kita takutkan,” katanya.

Baca Juga:  Petugas Lapas Kayuagung Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu

 Selain itu, lanjut Humphrey, Mukernas  juga  akan mengagendakan penentuan arah dukungan dalam pilpres bagi PPP kubu Djan Faridz, Jumat (16/11). “Dengan Mukernas ini, kita mau mendengarkan  aspirasi dari daerah. Dari situ kita bisa melihat ke mana dukungan kita di 2019,” tambah Humphrey.

Meski demikian teriakan “Prabowo Presiden” menggema di area Mukernas tersebut.  Namun Djan Faridz yakin dukungan untuk capres akan bulat besok.  “Kalau sekarang ada sejumlah teriakan mendukung paslon sah saja dalam demokrasi. Tapi besok, suara harus bulat seusai Muktamar,” papar Djan. #duk

Komentar Anda
Loading...