DPRD Sumsel Desak Pemprov Realisasikan TAA

15
BP/DUDY OSKANDAR
RA Anita Noeringhati

Palembang, BP — Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) RA Anita Noeringhati mendesak, kepada pihak Pemprov Sumsel untuk segera melakukan persiapan guna merealisasikan Kawasan Tanjung Api-Api (TAA).

“Karena TAA ini suatu daerah yang menjadi kebanggaan Sumsel karena perekonomian Sumsel bisa maju dari arah situ, karena kita tahu begitu buka TAA , akses jalan dibuka, sarana dan prasarana bisa kita lihat adanya pelabuhan, karena kita ingin akses keluar provinsi ini dengan cepat, itulah dimaksudkan yang kami maksud daerah ekonomi ekslusif agar secara ekonomi Sumsel bisa terangkat, dengan pembebasan TAA harus terealisasi 2018 ini dan harus segera tercapai, ini pekerjaan rumah Pemprov dan DPRD Sumsel bersinergi, agar segera mewujudkan lokasi TAA menjadi lokasi dimaksud yaitu kawasan ekonomi ekslusif Sumsel,” katanya, Selasa (17/10).

Baca Juga:  Faizal: Potong Telinga Saya KalauAda yang Mampu Atasi Sampah”

Pihaknya berharap dengan kegiatan yang dilakukan Pemprov Sumsel dengan MoU Pemprov dengan beberapa perusahaan untuk berkerjasama merealisasikan TAA lebih cepat , artinya sudah ada lampu pusat dari pusat bahwa TAA itu bisa terus berjalan.

“Untuk jalan TAA kita tahun ini belum ada lagi, apalagi 2018 adanya pemeliharaan saja karena anggaran di Jalan di PU BM terserap Rp 230 miliar untuk 2018, untuk tahun jamak yang tahun ini Rp5 Miliar, tahun 2018 sebesar Rp230 miliar untuk membangun jalan jembatan Musi VI, karena setelah kita konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri bahwa pembangunan jembatan Musi VI harus segera di realisasikan, kalau tidak diselesaikan justru akan berdampak negatip bagi Pemprov Sumsel bagi penganggarannya itu harus ada manfaat bagi masyarakat dan sementara jembatan Musi VI sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari akses dari ilir ke ulu, jadi tahun ini anggaran kita bisa anggaran pemeliharaan saja,” katanya.

Baca Juga:  Peradi Palembang Dampingi KPU Sumsel Dalam Sengketa Pilkada

Pihaknya, juga dalam waktu dekat akan mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Musi IV yang dibiayai APBN untuk melakukan pengecekan.

“Tahun 2018 sudah depan mata sementara Jembatan Musi IV dan VI itu memang diinginkan, diharapkan sebagai akses alternatif untuk mengurai kemacetan di kota Palembang,. ulunya masih terkendala , sedangkan ilirnya selesai, ulu terkendala lahan di Lorong AA,” katanya.

Dia berharap kemacetan Jembatan Ampera bisa di urai sehingga kemacetan tidak bertumpuk di Jembatan Ampera, dimana dulu Jembatan Musi II dulunya jembatan alternatip namun sekarang menjadi jalan utama .

Baca Juga:  Istri Kasad Gelar Sejumlah Kegiatan Sosial di OKU

“Saya di polygon sering kena macet, ampun, dulu nyaman dan satu-satunya jalan hanya itu dari polygon , enggak ada jalan alternatif, yang jelas komisi IV , diakhir anggaran ini akan mengecek seluruh pembangunan di akhir tahun anggaran kami akan cek program-program SKPD yang menjadi mitra yang utamanya akses untuk penyuksesan Asian Games, karena sebagian Palembang, kita juga akan mengecek infrastruktur jalan karena jalan sering menjadi kendala transportasi dari luar Palembang seperti baru-baru kemarin kita cek jalan dari arah Muaraenim, kita belum ke OKU , OKU Timur , pastinya kita akan ke sana mengecek jalannya,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...