Sriwijaya FC Recovery Mental
Palembang, BP
Usai menelan kekalahan menyakitkan dari PSM Makassar 1-2 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, Senin (17/10), karena kepemimpinan wasit Iwan Sukoco yang merugikan Sriwijaya FC, punggawa Laskar Wong Kito menjalani latihan perdananya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (19/10).
Latihan kali ini terasa sangat berbeda. Supardi dan kawan-kawan melakukan latihan bak bermain sepak takraw. Lapangan dibuat bak dua lapangan takraw, lengkap dengan pasang net. Pemain SFC dibagi menjadi empat tim.
Mereka melakukan latihan sepak takraw, tapi yang membedakannya Supardi dan kawan-kawan tetap memainkan bola kaki saat latihan, bukan bola rotan untuk bermain takraw. Satu tim terdiri enam orang, bukan tiga seperti di takraw.
Punggawa Laskar Wong Kito tampak menikmati materi latihan yang diberikan. Ternyata hal inilah yang diinginkan pelatih kepala SFC Widodo Cahyono Putro.
“Hari ini tim melakukan latihan recovery. Kita sengaja membuat pemain gembira guna melupakan kesedihan atas kekalahan dari PSM Makassar dengan cara tidak adil,” kata Widodo saat dijumpai usai latihan, Rabu (19/10).
Anak asuhnya mengalami situasi yang sulit. Kekalahan dari PSM Makassar sangat menyakiti hati dan mental pemain. Supardi dan kawan-kawan sangat kecewa karena secara permainan mereka tidak kalah, tapi karena wasit yang memimpin pertandingan berlaku tidak adil, sehingga poin yang seharusnya mereka dapatkan menjadi sirna.
Kekecewaan ini bila dibiarkan berlarut-larut tentu tak baik bagi mental pemain. Apalagi di laga berikutnya, SFC akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (23/10).
“Pemain harus dapat fokus pada laga melawan Persija. Jadi butuh latihan yang membuat pemain sedikit santai dan melupakan kemarahan atau kekecewaan sebelumnya,” tegasnya.
SFC dan Persija sama-sama menelan kekalahan di laga terakhir. SFC kalah 1-2 dari PSM Makassar dengan cara tidak adil, sementara Persija takluk dari Arema Cronus 1-4.
Baik SFC ataupun Persija ingin bangkit, dan pelatih harus kreatif untuk mengembalikan semangat juang anak asuhnya.
“Pemain tak boleh kalah semangat, harus lebih kreatif lagi lawan Persija nanti, laga berikutnya sudah menanti, kita harus fokus,” mintanya. #zal