Redam Kecepatan PS TNI

4

03 20 -- Sriwijaya FC vs PS TNIBandung, BP

Usai melakukan debut sempurna dengan mengalahkan Pusamania Borneo FC, Sriwijaya FC (SFC) membidik kemenangan kedua di turnamen Piala Bhayangkara saat menghadapi PS TNI di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (20/3) sore ini. Sebelumnya, skuad Laskar Wong Kito mampu menang melalui gol penalti Alberto Goncalves di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).

Toh, SFC enggan jumawa meski tampil oke pada turnamen Piala Bhayangkara. Pasalnya, PS TNI adalah Kuda Hitam yang bisa tampil mengejutkan seperti yang mereka tunjukkan pada Piala Presiden 2015. Apalagi, Legimin Raharjo dan kawan kawan punya kecepatan dan daya tahan fisik yang lebih baik.

Asisten pelatih SFC Hartono Ruslan mengatakan, PS TNI merupakan lawan kuat karena memiliki daya tahan dan kecepatan sehingga PS TNI akan menjadi lawan tangguh. Apalagi, SFC yang baru saja menjalani pertandingan dan masih kelelahan harus betul-betul hati-hati.

“PS TNI lawan kuat. Mereka cepat dan akan sangat menyulitkan. Kami yang baru saja bertanding, harus betul-betul waspada. Jangan sampai lengah dan menyebabkan kerugian untuk tim,” ujar Hartono, Sabtu (19/3).

“Ini laga kedua sementara PS TNI belum bermain sekali pun sehingga mereka memiliki keunggulan stamina. Di lain sisi, fisik mereka bagus dan bisa tampil prima selama 90 menit,” tambah Hartono.

Menurut Hartono, jajaran pelatih telah menyiapkan strategi untuk meredam kecepatan dan daya tahan pemain PS TNI. Meski memiliki kecepatan dan daya tahan, PS TNI ada celah untuk dijebol trio Laskar Wong Kito Bayu Gatra, Beto Goncalves dan Hilton Moreira.

Baca Juga:  Ini Mekanisme dan Aturan Babak Delapan Besar Liga 2

“Kita harus optimis menang. Mereka unggul dalam daya tahan dan kecepatan, tapi kita juga ada senjata dan bisa meredam keunggulan mereka. Kita akan berusaha berikan yang terbaik lawan PS TNI, SFC ingin kembali petik tiga poin,” ucap Hartono.

Guna mengimbangi fisik PS TNI, punggawa SFC diistirahatkan total satu hari pasca lawan Pusamania Borneo FC. Winger Yohanis Nabar juga akan diturunkan guna mengimbangi permainan fisik tim lawan.

Pemain asal Papua itu seperti Kuda Hitam bila sudah di lapangan hijau. Kehadiran Yohanis Nabar akan membuat pemain lain lebih bersemangat.

Sementara untuk pemain lain, diperkirakan tidak akan mengalami perubahan. Beto akan menjadi target man, Hilton Moreira akan mengantikan peran Firman Utina.

Duet pemain Brasil ini akan menjadi senjata mematikan melawan PS TNI. Beto pun akan dibantu dua sayap dengan kecepatan tinggi yakni M Ridwan dan Yohanis Nabar.

“Kita akan turunkan pemain terbaik, pelatih akan lihat kesiapan pemain juga perlu dilakukan rotasi atau tidak,” jelasnya.

Gelandang SFC Ichsan Kurniawan mengaku sudah siap menghadapi PS TNI. Dia mengaku, tidak asing dengan kekuatan lawan karena sebagian besar adalah rekannya saat sama-sama membela Timnas U-19.

Baca Juga:  Hilton Buat SFC Unggul Sementara

“Saya siap tampil dan membantu SFC meraih kemenangan kedua. Soal PS TNI saya sudah kenal pemain mereka karena pernah satu tim di timnas. Selain itu, kami mampu mengalahkan mereka di Piala Gubernur Kaltim. Mudah-mudahan kali ini kami juga menang agar mampu lolos dari fase grup,” kata Ichsan.

Sementara itu, Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki menambahkan, SFC tidak boleh menganggap enteng PS TNI karena terbukti di Piala Gubernur Kaltim yang baru berakhir mereka mampu merepotkan tim-tim yang lebih senior.

“Mereka tanpa pemain asing, tapi bisa menjadi tim yang bagus. Mereka memiliki fisik yang kuat dan daya juang mereka tinggi, ini yang wajib kita waspadai. Kami berharap pemain SFC bisa menjaga konsistensi dan tetap fokus guna menambah poin,” pungkas Muchendi.

Andalkan Alumni Timnas

Sementara itu, partai perdananya di Piala Bhayangkara, PS TNI akan tancap gas mencapai target tinggi yang diusung manajemen. PS TNI masih mengandalkan pemain yang sama seperti Manahati, ravi Murdianto, Wawan Widiantoro dan kawan-kawan yang akan dipimpin pemain gaek Legimin Raharjo. Dengan persiapa yang panjang dan fisik yang lebih baik tentunya Sriwijaya wajib dikalahkan.

“Untuk Piala Bhayangkara ini, target awal kita bisa

Baca Juga:  Wildansyah Alami Cedera Ringan

mencapai semifinal, target akhirnya juara, kita akan berusaha menang tiap partainya,” kata

Asisten Manajer PS TNI Yandri.

PS TNI sendiri memiliki persiapan cukup matang untuk turnamen kali. Sebab skuad PS TNI sudah lama

berkumpul dan melakukan latihan. Amunisi PS TNI juga bertambah dengan kehadiran lima eks pemain timnas U19. Mereka kini bergabung dengan tim setelah menyelesaikan pendidikannya untuk menjadi TNI.

“Pemain baru kita sudah tidak asing lagi, waktu di U-19 mereka masuk pendidikan (TNI), sekarang bertemu

kembali setelah pendidikan itu Iman Faturohman,

Arsyad, Rifad,Rifki dan Salampessy,” jelasnya.

Mantan wasit ini mengatakan kelima pemain yang

bergabung memang berusia muda. Tapi kemampuan mereka tak bisa diragukan. Pernah jadi bagian Timnas             U-19 jadi bukti sahih kemampuan mereka. Pemain anyar inipun bisa diturunkan lawan SFC sore ini.

“Mereka memang pemain muda semua, tapi mereka

sangat potensial,” ungkap Yandri.

Tak hanya suntikan pemain saja, manajemen juga mendatangkan pelatih berpengalaman Judan Ali. Pelatih PS TNI ini banyak menghabiskan waktunya di sepakbola Inggris, bahkan Akademi La Masia milik Barcelona.

Pelatih keturunan India kelahiran London, Inggris, itu

sudah menangani PS TNI sejak dua pekan terakhir atau

setelah klub milik Mabes TNI itu tersingkir dari

penyisihan grup Piala Gubernur Kaltim 2016.#fer/sug

 

Komentar Anda
Loading...