AKN Penuhi Tenaga Lokal Pertambangan

19

IMG_2505Lahat, BP
Dua tahun Akademi Komunitas Lahat (AKN) yang memiliki 3 jurusan yakni teknik elektro dan PLTU, teknik pertambangan batubara, dan teknik alat berat terbentuk.  Hal ini melihat potensi pertambangan yang menjanjikan di Kabupaten Lahat perlu tenaga kerja atau Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Untuk itu pemerintah daerah setempat bakal lebih memberdayakan SDM lokal untuk mengelola aset-aset tambang yang ada.

Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai, SE mengatakan dengan adanya AKN Lahat mampu mencetak lulusan spesialis pertambangan yang berprestasi. Dengan itu putra-putri daerah inilah yang nantinya akan mengelola aset tambang tersebut.

Baca Juga:  Aswari Binaan H Alex Noerdin

“Saya harap mereka (mahasiswa AKN Lahat) ini jadi lulusan yang cerdas dan berkompeten. Jadi siap kerja sesuai dengan program studi yang mereka ambil,“ ujar Aswari saat memberikan paparan dihadapan mahasiswa AKN di PT Priamananya Selasa (19/1) ini.

Sesuai dengan bidang yang mereka dalami ini, Aswari yakin lulusan AKN Lahat akan mudah mencari pekerjaan terutama di pertambangan dan energi. “Lahat punya banyak pertambangan, disini peran serta industri sangat mendukung prodi yang mereka jalani apalagi untuk praktek lapangan,“ jelasnya.

Baca Juga:  Untuk Pertama Kali Pemkab Lahat Undang SMB IV  di HUT Kabupaten Lahat ke-153

Kepala dinas pendidikan (Disdik) Lahat Drs Sutoko menyatakan, dengan adanya AKN merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses meningkatkan mutu pendidikan dan memajukan pembangunan di kabupaten Lahat. “Di didik untuk siap menghadapi dunia kerja,“ katanya, yang merupakan salah satu pendiri AKN Lahat.

Sementara itu, Dirut PT Priamanaya Energi Djan Faridz mengatakan pihaknya siap memfasilitasi lulusan terbaik untuk dapat melanjutkan pendidikan agar menjadi tenaga ahli dibidangnya.

“Akan kita kirim ke sekolah khusus, dimana mereka nanti bisa belajar bagaimana mengoperasikan atau memperbaiki langsung turbin pembangkit listrik. Saya akan biayai perjalanannya,“ ujar Djan Faridz.

Baca Juga:  Hadapi UN, Siswa SMP Lahat 'Try Out'

Kendati demikian, Djan berpesan kepada mahasiswa dan mahasiswi AKN Lahat agar mampu meningkatkan lagi kemampuan berbahas asing. Karena dengan bekal itu, mereka siap ditempatkan tidak hanya diperusahaan lokal tapi juga perusahaan asing lainnya.

“Kami siap membantu, karena di sektor ini banyak membutuhkan tenaga kerja yang kompeten. Untuk ukuran PLTU 300 MW itu perlu tenaga kerja sekitar 250 orang, bisa dibayangkan di PLTU dengan kapasitas lebih besar lagi,“ tegasnya. #ufi

Komentar Anda
Loading...