Alex Noerdin: Tak Etis Pejabat Berdemo

9

 

Gub Okut4Palembang, BP

Sindiran itu diungkapkan Alex, saat menghadiri peringatan hari ulang tahun ke-12 Kabupaten OKU Timur ke-12, di Ruang Paripurna DPRD OKU Timur, Minggu (17/1).

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin menyindir sejumlah mantan pejabat Kabupten Ogan Komering Ulu Timur yang melakukan aksi demo karena jabatannya dicopot. Dikatakan, jabatan bukan warisan.

Ditegaskan Alex, Kabupaten OKU Timur bukan warisan nenek moyang yang bisa dimiliki seseorang atau sekelompok orang. “Jabatan yang diberikan adalah berdasarkan kinerja dan prestasi, bukan karena kolusi. Apalagi kalau sampai melakukan demo setelah jabatannya dicopot, itu tidak benar dan bukan mencerminkan sosok PNS yang notabene merupakan abdi masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Alex, pegawai negeri sipil harus mematuhi norma dan etika. Sementara demo yang dilakukan hanya untuk menuntut jabatan telah melampaui etika sebagai PNS. “Apa pun alasannya, kalau merasa diperlakukan tidak adil ada jalurnya, bukan melakukan demo yang justru tidak beretika. PNS itu memegang amanah. Saya mendukung tindakan tegas Penjabat Bupati yang secara tegas menolak keinginan pendemo,” ujarnya.

Baca Juga:  Akhmad Najib Pjs Wako Palembang

Seluruh penjabat bupati yang ditunjuk, kata Alex, semuanya memiliki semangat juang yang tinggi, enerjik, dan termotivasi untuk mensejahterakan pegawai dan masyarakatnya. “Termasuk penjabat Bupati OKU Timur, terbukti baru empat bulan menjabat sudah terlihat kemajuan yang cukup pesat di OKU Timur. Apalagi kalau menjabat sampai lima tahun,” ungkap Alex disambut tepuk tangan seluruh hadirin.

Perlu  diketahui, sindiran yang disampaikan Gubernur tersebut menyikapi maraknya aksi demo yang dilakukan mantan pejabat OKU Timur yang dimutasi oleh penjabat Bupati Richard Chahyadi, AP, MSi. Puncaknya pada Senin (11/1), sejumlah mantan pejabat yang dimutasi memaksa untuk menemui Pj Bupati di ruangannya hingga terjadi aksi saling dorong dan insiden pemecahan asbak rokok di ruang tunggu Bupati yang berujung pada laporan di kepolisian.
Banyak Kemajuan

Sementara itu, puncak peringatan HUT ke-12 Kabupaten OKU Timur yang jatuh pada 17 Januari 2016 ditandai dengan digelarnya Rapat Paripurna Istimewa ke-1 DPRD OKU Timur. Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh KIetua DPRD OKU Timur Beni Defitson.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Tiga Sekawan Ditangkap  Polisi

Hadir pada rapat tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Kiemas, Gubernur IPDN, Bupati Lahat Aswari, Pj Bupati OKU Selatan Roby Kuriniawan, Pj Bupati OKU Maulan Akil, unsur pejabat OKU Timur, dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan HUT OKUT ke 12 dilakukan sederhana mengingat saat ini dalam transisi kepemimpinan pascapilkada.

“Meski sederhana, namun sudah terjalin komitmen antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun OKU Timur. Berkat usaha yang tulus dan ikhlas dari seluruh pihak, seluruh visi dan misi sudah tercapai,” ujarnya.

Penjabat Bupati OKU Timur Richard Chahyadi mengatakan, guna meningkatkan perbaikan ekonomi masyarakat butuh inovasi dari pemerintah. Untuk itu, ia menuntut seluruh komponen bekerja keras dalam mewujudkan pembangunan daerah.

“Kita terus melakukan terobosan-terobosan positif. Salah satunya pada 2016, Pemkab OKU Timur memberikan tunjangan kepada PNS dan meningkatkan kesejahteraan TKS, serta membangun infrastruktur desa,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Alex Noerdin menambahkan, OKU Timur mengalami kemajuan yang sangat signifikan. “Ke depan diharapkan OKU Timur lebih maju lagi dari sekarang,” ujarnya.

Baca Juga:  Minggu  Pertama Maret Polda Sumsel Ungkap 13 Kasus Pidana

Dikatakan Alex, seluruh penjabat bupati yang diberikan kepercayaan merupakan ‘macan-macan’ dari Palembang.” Contohnya Pj Bupati OKU Timur Richard Chahyadi dalam tempo empat bulan sudah mampu membuat pondasi yang baik,” terangnya.

“Kita seharusnya kerja keras, jangan hanya main-main. Tirulah cara kerja swasta. Jika ada yang tidak mampu, dipecat.” Lanjut dia.

Menurut dia, OKU Timur memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun perlu digali dan dikembangkan. “Selain itu kabupaten ini bukan warisan nenek moyang, tapi miliki rakyat,” ucapnya.

Gubernur menambahkan, sekarang OKU Timur sudah ada perubahan ke arah yang lebih baik. “Mengubah kondisi yang keliru itu hal sulit. Jika salah memilih pimpinan, lima tahun akan rugi. Masyarakat akan kesusahan menanggung derita. Untuk itu, mari kita berpacu dengan waktu, bekerja keras untuk mewujudkan kemajuan OKUT yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya. # cr1

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...