Siswa Dikmata Infanteri TNI AD Secata Rindam II/Sriwijaya Laksanakan Widya Wisata ke Situs Megalitik Batu Puteri

32

Lahat,BP-  Bulan Februari 2026 menjadi bulan terakhir pendidikan bagi Siswa Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 Secata Rindam II/Sriwijaya. Mengawali bulan tersebut, tepatnya pada Minggu, 1 Februari 2026, para siswa mengikuti kegiatan Widya Wisata dengan mengunjungi Situs Megalitik Batu Puteri yang terletak di Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, tepatnya di halaman SMP Negeri 2 Merapi Barat.

Kegiatan Widya Wisata ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pengenalan langsung terhadap situs-situs bersejarah. Hal tersebut disampaikan oleh Letkol Inf Andri Suratman, Pgs. Komandan Secata Rindam II/Sriwijaya, yang didampingi oleh Lettu Arh Yanuar Hengky, Letda Inf Fauzul K, Pelda Pujianto, Sertu Slamet B, Sertu Amirudin, Sertu Saropi, dan Serda Ade PW.

Baca Juga:  Pelaku Penjual Kucing Hutan di Facebook, Diamankan Polisi

Menurut Letkol Inf Andri Suratman, Widya Wisata memiliki peran penting dalam membentuk karakter prajurit TNI AD sejak dini. “Kegiatan ini bertujuan mempertebal semangat bela negara, memahami nilai-nilai perjuangan para pahlawan, serta menanamkan jiwa patriotisme kepada para siswa,” tegasnya.

Secara rinci, tujuan Widya Wisata Siswa Dikmata meliputi beberapa aspek, antara lain pembentukan karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan berjiwa patriotik; pengenalan sejarah perjuangan bangsa melalui kunjungan ke situs bersejarah sebagai sarana meneladani nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit; pemupukan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap budaya dan potensi bangsa; penyegaran dan pembelajaran edukatif di luar lingkungan pendidikan militer formal; serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Wisuda Tilawati Angkatan Pertama SMP Islam Az-Zahrah2 Polygon, Berlangsung Khidmat dan Meriah

Dalam kunjungan ke Situs Megalitik Batu Puteri, para siswa mendapatkan bimbingan langsung dari Mario Andramartik, pemerhati budaya Kabupaten Lahat yang pernah menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan. Ia memaparkan materi mengenai sejarah peradaban megalitik di Kabupaten Lahat, khususnya latar belakang Situs Batu Puteri, bentuk dan fungsi peninggalan megalitik, nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta pentingnya pelestarian warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dan para siswa. Melalui kegiatan ini, Siswa Dikmata Secata memperoleh wawasan baru mengenai sejarah lokal Kabupaten Lahat sebagai sumber pembelajaran yang autentik, menarik, dan bermakna.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPD RI Mahyudin: Penerapan Protokol Kesehatan Kunci Kesuksesan Pilkada

Kegiatan Widya Wisata ini turut mendapat sambutan positif dari Kristanto Januari, S.S., Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumatera Selatan. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam melestarikan situs megalitik agar dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lahat dan Sumatera Selatan, serta Indonesia pada umumnya.

Hal senada disampaikan oleh Indriansyah, juru pelihara Situs Megalitik Batu Puteri. Ia mengaku bangga dan senang atas kunjungan para siswa Secata TNI AD. “Saya sangat bangga situs megalitik Batu Puteri yang setiap hari saya pelihara mendapat kunjungan dari siswa Secata TNI AD,” ujarnya.#udi

Komentar Anda
Loading...