Dikeroyok, Lalu Mobil dan Uang Rp42 Juta Dirampas

15

Palembang, BP
Merasa tak terima dikeroyok belasan pria yang tak dikenalnya, di mana salah satunya mengaku dari Propam Polda Sumsel, serta barang berharga miliknya dirampas, M Senin (40) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Sumsel, Senin (19/10).

M Senin, yang merupakan warga Lubuk Karet, Kelurahan Soak Batok, Kabupaten Banyuasin, mengalami kerugian berupa uang senilai Rp42 juta, Surat Izin Mengemudi (SIM) A, serta mobil Daihatsu Xenia warna silver dengan nomor polisi (nopol) BG 1466 RN.

Baca Juga:  6 Perwira Polda Sumsel Dicopot

Kepala petugas SPKT Mapolda Sumsel, M Senin melaporkan awalnya ia hendak mampir ke SPBU Km 12, di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (15/10) lalu, sekitar pukul 20.30, untuk mengisi bahan bakar mobil yang tengah dikendarainya.

“Saya awalnya hendak pulang ke rumah menggunakan mobil yang ikut dirampas itu, tetapi sebelumnya saya mau mampir ke SPBU tersebut untuk mengisi bahan bakar,” ujarnya.

Saat melaju dengan kecepatan pelan, masih dikatakannya, tiba-tiba dirinya dipanggil seorang pria yang mengaku dari Propam Polda Sumsel. Mengetahui hal tersebut, ia berhenti dan bermaksud bertanya. Namun, belum sempat bertanya dirinya langsung dimasukkan ke dalam mobil dengan paksa.

Baca Juga:  AKP Sulis Pujiono Pimpin Polsek  Sako

Tak lama dari itu, sambungnya, ia langsung di bawa ke arah Jalan Letjen Tanjung Api-api (TAA) Palembang. Saat di perjalanan itu, dirinya dianiaya oleh belasan lelaki, bahkan ia juga sempat diancam para penganiayanya dengan menggunakan senjata api (senpi).

“Tidak itu saja, saya juga dipukul menggunakan gagang senpi itu. Setelah itu mereka langsung mengambil uang yang saya bawa dan mobil saya,” jelasnya.

Baca Juga:  Kemenkumham Sumsel Sosialisasikan Pentingnya Pelindungan Paten di Muara Enim

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini laporan pelapor sudah diterima oleh petugas SPKT Mapolda Sumsel.

“Pelapor sudah diambil keterangan dan laporan ini masih kami dalami guna menangkap para pelakunya,” kata Djarod. #rio

Komentar Anda
Loading...