26 Orang Kerabat Raja Jembal Kelantan, Malaysia Silaturahmi ke Kesultanan Palembang Darussalam

8
Sebanyak 26 orang kerabat raja Jembal Kelantan, Malaysia, bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Nomor 776, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Jumat (21/8/2026).(BP/udi)

Palembang,BP- Sebanyak 26 orang kerabat raja Jembal Kelantan, Malaysia, bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Nomor 776, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Jumat (21/8/2026).

Rombongan diterima Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn didampingi R.M.Rasyid Tohir, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Mas’ud Khan, Pangeran Jayo Syarif Lukman, Pangeran Suryo Febri Irwansyah (Vebri Al Lintani), Pangeran Suryo Ali Goik, Youtuber Palembang Hidayatul Fikri dan Raden Genta Laksana, Putri Ayu Sastro Isnayanti, Putri Ayu Niago Levi Budhiarty, Putri Ayu Suryo Anna Maria.
Menurut Raja Jembal Kelantan, Malaysia, Raja Sulaiman kedatangan mereka ke Palembang terutama Kesultanan Palembang Darussalam untuk mempererat daripada kalangan keturunan atau leluhurnya Jambal, Kelantan di Malaysia dengan Kesultanan Palembang Darussalam.
“ Ini sudah hari kedua kami di Palembang, kemarin kami di Kantor Walikota Palembang dan besok kami bersilaturahmi dengan Badan Musyawarah Minangkabau Sumsel, kami lima disini , tanggal 24 Agustus akan pulang,”katanya.
Dia mengaku saat bertemu Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn banyak hal yang di bicarakan.
“ Saya tertarik tentang apabila Ym Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn menyebut 3 Maret 2003 ada usaha dari leluhur Sultan Mahmud Badaruddin II untuk menghidupkan balik budaya dan adat , tidak ada kaitannya dengan politik hanya bicara budaya dan adat, “katanya.
Dia sepakat adat dan budaya harus dikedepankan dan tidak berseberangan poltik dan dasar negara.
“ Insya Allah kami akan membuat kajian dan sekarang kami sedang mempersiapkan buku sejarah , jika siap nanti bukunya kami antar kesini,”katanya.
Dia juga melihat Palembang tidak ada beda dengan Kota Bahru Kelantan.
“ Cuma disana yang kontrol bisnis bangsa Tionghoa cuma disini saya tidak pasti, apakah di kontrol bangsa Tionghoa bisnis di sini, kalau Budaya Palembang dan Kelantan hampir sama , kalau percakapannya hampir sama ada huruf oo di belakangnya, ,”katanya.
Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn mengakui hari ini pihaknya kedatangan 26 orang zuriat Kerajaan Jembal Kelantan, Malaysia.
“ Mereka ingin bersilaturahmi dan juga ingin mengikat kekerabatan karena kita satu rumpun sehingga mereka sangat senang sekali kalau kitab isa sama-sama bersinergi untuk meningkatkan adat budaya di tanah serumpun ini,”katanya.
Kedepan menurut SMB IV, zuriat Kerajaan Jembal Kelantan, Malaysia akan mengundang pihaknya untuk ikut kegiatan adat dan budaya Palembang di Kelantan.
“ Secepatnya , mudah-mudahan segera terealisasi,”katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...