143 Pejabat Pemkot Lubuk Linggau Dilantik, Wali Kota Ingatkan Profesionalitas Dalam Bekerja
LUBUK LINGGAU, BP- Pemerintah Kota Lubuk Linggau kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 143 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau, Jumat (31/7/2026). ASN yang dilantik terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, kepala Puskesmas beserta jajaran tata usaha, hingga pengangkatan CPNS formasi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam sambutannya, Wali Kota H. Rachmat Hidayat menjelaskan, dari total 143 ASN yang dilantik, lima orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, 30 orang sebagai pejabat administrator, 75 orang pejabat pengawas, tujuh guru diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, tiga orang kepala Puskesmas, tujuh kepala tata usaha Puskesmas, 12 pejabat fungsional, serta empat CPNS formasi STTD resmi diangkat menjadi PNS.
Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif melalui mekanisme pembinaan kepegawaian dengan mengedepankan sistem merit. Penempatan pejabat mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, rekam jejak, kinerja, serta kebutuhan organisasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jabatan bukanlah hadiah ataupun hak yang melekat pada seseorang. Jabatan adalah amanah, kepercayaan, sekaligus tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Rachmat.
Ia menekankan, para pejabat yang baru dilantik memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Karena itu, mereka dituntut menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Selain menjadi teladan bagi jajaran di bawahnya, para pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan atau melakukan rotasi pegawai, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi pemerintahan agar semakin responsif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui penyegaran struktur organisasi dan penempatan pejabat baru tersebut, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berharap kinerja aparatur semakin optimal sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan visi Kota Lubuk Linggau yang lebih maju.
Naskah ini sudah disusun dengan pola hard news yang umum digunakan media daring: pembuka langsung pada inti peristiwa, diikuti rincian pelantikan, data jumlah ASN, pernyataan wali kota, dan penutup yang memuat harapan pemerintah. Jika ditujukan untuk media online, alurnya akan terasa lebih padat dan nyaman dibaca.