Diksarlin Gelombang II  Mahasiswa Baru Polsri Ditutup

16
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang diwakili oleh Irdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Yudha Fitri, secara resmi menutup Pendidikan Dasar Kedisiplinan (Diksarlin) Gelombang II bagi Mahasiswa/Mahasiswi Baru Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Tahun Akademik 2025/2026. Acara penutupan berlangsung di Lapangan Mako Jasdam II/Sriwijaya KM.9 Palembang pada Sabtu, (9/8/2025). (BP/ist)

Palembang BP– Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang diwakili oleh Irdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Yudha Fitri, secara resmi menutup Pendidikan Dasar Kedisiplinan (Diksarlin) Gelombang II bagi Mahasiswa/Mahasiswi Baru Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Tahun Akademik 2025/2026. Acara penutupan berlangsung di Lapangan Mako Jasdam II/Sriwijaya KM.9 Palembang pada Sabtu, (9/8/2025).

 

Selama enam hari, para peserta Mahasiswa/i Baru Polsri telah dibekali dengan berbagai materi, baik teori, praktik, maupun bimbingan. Materi-materi ini sangat penting untuk membentuk karakter, disiplin, dan sikap Bela Negara yang harus ditanamkan sejak dini.

Baca Juga:  Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel Lidik Pengangkutan Batubara di Muratara

 

Melalui program Diksarlin ini, diharapkan para Mahasiswa/Mahasiswi baru memiliki bekal sikap mental, kondisi fisik jasmani dan rohani yang baik, serta kesiapan untuk mengikuti program perkuliahan. Mereka juga diharapkan memahami makna pentingnya kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.

 

Pangdam II/Sriwijaya yang dibacakan oleh Irdam II/Sriwijaya mengucapkan selamat dan memberikan penghargaan yang tulus kepada seluruh peserta atas kesungguhan mereka dalam mengikuti program Diksarlin. Beliau berharap materi yang telah diterima dapat dijadikan bekal dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Segera Mediasi Sengketa Tegal Binangun

 

Pada kesempatan itu, Pangdam berpesan agar para mahasiswa/mahasiswi lebih giat belajar dan bersungguh-sungguh dalam menyiapkan serta melatih diri untuk menjadi pemimpin yang hebat. Mereka diharapkan dapat membangun karakter, mengasah keterampilan, membangun kerja sama tim, dan menentukan minat atau passion mereka.

 

“Mahasiswa/mahasiswi adalah pemegang estafet kepemimpinan di masa mendatang, dengan tuntutan dan tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis. Kalian harus benar-benar menyiapkan diri dan menempa diri untuk mampu menjadi agen perubahan serta kader-kader pemimpin yang handal, profesional, berdisiplin, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan,” katanya.#udi

Baca Juga:  Bandit Curanmor Ditembak

 

Komentar Anda
Loading...