PALI , BP- Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender semata, tetapi juga menjadi sarana introspeksi dan perbaikan diri dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, dalam refleksinya menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Menurut Firdaus, pergantian tahun Hijriah merupakan ruang perenungan bagi umat Islam untuk mengevaluasi perjalanan hidup, baik sebagai individu maupun bagian dari masyarakat.
“Momentum Tahun Baru Islam mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi simbol perubahan menuju kondisi yang lebih baik, dari keterbelakangan menuju kemajuan, dari perpecahan menuju persatuan,” ujar Firdaus, Senin (15/6/2025).
Ia menegaskan bahwa semangat hijrah sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga dinamika sosial yang semakin kompleks.
Menurutnya, hijrah di era modern dapat dimaknai sebagai keberanian untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Sebagai penyelenggara pemerintahan, kita harus menjadikan semangat hijrah sebagai dorongan untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Firdaus juga menilai Kabupaten PALI yang terus berkembang membutuhkan energi kolektif yang dibangun melalui optimisme, persatuan dan semangat gotong royong. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam perbedaan yang berpotensi memecah belah.
“Momentum 1 Muharram harus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui kebersamaan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong,” tegasnya.
Lebih lanjut, Firdaus menyebut masyarakat PALI memiliki karakter religius, pekerja keras dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Pembangunan yang sesungguhnya tidak hanya berbicara soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan moral, akhlak dan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, pelaku usaha hingga generasi muda untuk menjadikan semangat hijrah sebagai spirit perubahan positif.
Ia mengajak masyarakat berhijrah dari sikap pesimis menuju optimisme, dari konflik menuju kolaborasi, serta dari budaya saling menyalahkan menuju budaya saling menguatkan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus menegaskan bahwa momentum Tahun Baru Islam juga menjadi pengingat bagi para wakil rakyat untuk menjalankan amanah dengan penuh integritas dan kejujuran.
“Bagi kami di DPRD, amanah rakyat adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, kejujuran dan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Politik sejatinya harus menjadi jalan pengabdian, bukan sekadar ruang perebutan kepentingan,” ujarnya.
Firdaus Hasbullah mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten PALI.
“Semoga tahun ini menjadi momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih berkah, daerah yang lebih maju, dan masyarakat yang semakin harmonis. Mari jadikan semangat hijrah sebagai energi perubahan untuk PALI yang religius, maju, dan berkeadilan,” pungkasnya.#udi