
Palembang, BP- Penggunaan lagu Lenggang Zapin Palembang” oleh salah satu pasangan calon (Paslon) Walikota Palembang berbuntut panjang. Lagu tersebut digunakan tanpa izin sebagai latar belakang iklan kampanye paslon tersebut, yang mendapat kecaman keras dari sang pencipta lagu maupun seniman Kota Palembang. Akibatnya, masalah ini berujung pada laporan ke aparat penegak hukum.