KazanForum 2023 Rampung, Ini Sejumlah Kesepakatan Rusia dan Negara Dunia Islam
PALEMBANG, BP – Program bisnis Forum Ekonomi Internasional ke-14, Rusia-Dunia Islam: KazanForum 2023 di Kazan, Rusia, telah selesai.
Pada KazanForum yang diadakandengan status federal dengan partisipasi banyak perwakilan pemerintah Rusia dan kepala daerah ini, disampaikan Presiden Rusia, Vladimir Putin, melalui keputusannya.
Dikatakannya dalam sambutannya, Rusia memiliki hubungan yang dengan negara-negara Muslim. “Hubungan ini dibangun berdasarkan kemitraan, saling menghormati kedaulatan, dan kekhasan peradaban satu sama lain. Kita bersatu dalam komitmen untuk membentuk dunia multipolar yang lebih adil, didasarkan pada hukum internasional,” katanya, dalam rilis tertulis yang diterima BeritaPagi.
Saat ini diakuinya, negara-negara Islam sedang mengalami perkembangan yang pesat dan mencapai prestasi signifikan di bidang perdagangan, keuangan, inovasi, dan penelitian ilmiah. Sementara Rusia terbuka untuk kerjasama bisnis dan kemanusiaan yang paling luas.
“Kami tertarik untuk memperkuat hubungan yang sudah terjalin dan mendapatkan mitra baru, memajukan kerjasama di bidang pertanian dan industri, serta menciptakan rantai transportasi dan logistic baru,” kata ,Presiden Rusia ini.
Ia juga mencatat bahwa peran penting dalam memperluas kontak internasional dimainkan oleh umat Muslim Rusia, yang dibuktikan dengan nyata melalui penyelenggaraan Forum ini.

“Saya yakin bahwa kegiatan dari Grup Visi Strategis, Rusia-Dunia Islam dan Forum Ekonomi Internasional KazanForum juga akan membantu memperkuat interaksi antara komunitas bisnis Rusia dan negara-negara Muslim, membuka peluang baru untuk proyek bersama di tingkat antar wilayah dan antar Negara,” ucap Vladimir Putin.
Senada disampaikan Hussein Ibrahim Taha, Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam yang mencakup 57 negara. Dikatakannya, Ide penyelenggaraan Forum ini muncul dari kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan dan skala tindakan bersama untuk perkembangan negara-negara.
“Penyelenggaraan Forum ini menjadi bukti hubungan bisnis yang kuat antara Rusia dan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, perdagangan antara Rusia dan negara-negara OKI mengalami pertumbuhan. Pada tahun 2021, nilai perdagangannya mencapai $113,3 miliar, meningkat sebesar 43,2% dibandingkan dengan tahun 2017. Pasar halal dan pasokan produk sesuai dengan norma Islam membuka peluang baru.
“Pasar global halal tumbuh dengan sangat cepat dan saat ini diperkirakan bernilai $2,6 triliun. Saya berharap bahwa karya Forum ini akan mendukung perkembangan industri halal di Rusia dan perdagangan. Diperkirakan pada tahun 2028, pasar ini akan mencapai lebih dari $11 triliun,” ucapnya.
Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan
Salah satu proyek yang paling disorot di KazanForum 2023 adalah Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan. Perhatian khusus seperti ini diberikan karena koridor ini membuka peluang baru bagi benua tersebut, dapat meningkatkan volume pengiriman barang secara signifikan, dan memiliki banyak pihak yang akan mendapat manfaat, menurut Andrei Belousov, Wakil Ketua Pertama Pemerintah Rusia.
Menurutnya, Koridor Utara-Selatan adalah proyek infrastruktur geopolitik dan geoekonomi terbesar pada decade ini abad ke-21. Terkait dengan proses terbentuknya dunia multipolar dan pergeseran pusat kegiatan ekonomi keselatan dan tenggara yang telah kita saksikan dalam beberapa decade terakhir.
Sebagai hasil dari proyek ini, benua ini akan memilik ijalur transportasi utama terpanjang dengan panjang antara 6 – 8 ribu kilometer.
Peserta langsung dalam proyek ini adalah negara-negara di wilayah Laut Kaspi seperti, Kazakhstan, Turkmenistan, Azerbaijan, Rusia, dan Iran.
“Namun, penerima manfaat yang langsung negara-negara Teluk Persia, India, Tiongkok, negara-negara Asia Tenggara, Pakistan, dan banyaklagi»,tegas Andrei Belousov,” ucapnya.
Selain itu, dalam pertemuan ini juga ikut disingung atau dibahas soal penandatanganan kesepakatan antara Rusia dan Iran untuk pembangunan bagian barat proyek jalur kereta api terbesar, yaitu Astara-Rasht. Selanjutnya, Rusia bersama mitra perlu menyelesaikan serangkaian tugas agar proyek ini berjalan dengan sepenuhnya, proyek kolaborasi baru, yang di luar transportasi dan logistik, seperti pembentukan sistem keuangan sendiri, terutamadalamverifikasipesankeuangan. “Bank Sentral Rusia telah menciptakan sistem tersebut, dan saat ini sekitar 80 persen bank di wilayah pasca-Soviet sudah terhubung,” timpal Alexei Overchuk, Wakil Ketua Pemerintah Federasi Rusia. #rel