Ditengah Konflik Dunia, Wakil Ketua DPRD Sumsel H Nopianto Dukung Langkah Efisiensi Anggaran dan Energi

10
H Nopianto (BP/udi)

Palembang, BP- Konflik peperangan yang masih terjadi di sejumlah wilayah dunia mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas energi dan harga minyak global. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap perekonomian, termasuk kebijakan anggaran di daerah. Pemerintah daerah bersama DPRD  Sumatera Selatan (Sumsel) pun mulai mengambil langkah antisipasi guna menghadapi kemungkinan kenaikan biaya energi dan ketidakpastian ekonomi global.

Wakil Ketua DPRD Sumsel, H. Nopianto, mengatakan,  bahwa situasi global saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, peperangan yang masih berlangsung di beberapa titik dunia berpotensi mengganggu distribusi dan harga minyak dunia sehingga pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah penghematan dan efisiensi anggaran sejak dini.

Baca Juga:  Pemuda Sumsel Kecam Pembakaran Vihara di Sumut

“Kita melihat kondisi dunia saat ini masih terjadi peperangan di beberapa wilayah. Ini tentu bisa memengaruhi harga minyak dunia dan berdampak terhadap ekonomi, sehingga perlu ada langkah antisipasi, terutama dalam penghematan energi dan anggaran,” kata  Nopianto, Rabu (27/5/2026).

Politisi Partai NasDem ini menjelaskan, setelah adanya kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan Work From Anywhere (WFA) satu hari dalam sepekan dan akan diperpanjang membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama DPRD langsung melakukan berbagai tindak lanjut dan penyesuaian kebijakan di daerah.

Baca Juga:  Golkar Sumsel Siapkan  Ribuan Saksi di TPS Untuk Pileg dan  Pilpres 2024

Menurutnya, DPRD Sumsel juga sejak awal telah mendukung langkah efisiensi anggaran melalui pengurangan kegiatan yang tidak terlalu prioritas serta mendorong penggunaan anggaran secara lebih efektif dan tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi keuangan daerah tetap stabil di tengah tekanan ekonomi global yang belum menentu.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai melakukan evaluasi terhadap penggunaan energi di lingkungan perkantoran. Beberapa upaya yang dibahas antara lain pengurangan penggunaan listrik yang tidak diperlukan, pembatasan perjalanan dinas tertentu, hingga pengaturan pola kerja yang lebih fleksibel untuk menekan biaya operasional pemerintahan.

Baca Juga:  Ramai Seruan Aksi “Jokowi End Game”, Mahfud MD: Sekelompok Orang Ingin Manfaatkan Situasi

Nopianto berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat mendukung kebijakan penghematan tersebut tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah situasi global yang masih bergejolak.

“Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik, namun penggunaan anggaran dan energi juga bisa lebih efisien,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, DPRD Sumsel optimistis kondisi daerah tetap terkendali meski tantangan ekonomi global masih terus berlangsung.#udi

 

Komentar Anda
Loading...