Timsel Dilarang Terima Pemberian Apapun dari Calon Anggota Bawaslu

396

JAKARTA, BP – Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten/Kota periode 2023-2028 ,  diminta bekerja dengan memperhatikan petunjuk teknis (juknis) agar seleksi mengedepankan integritas, dilarang menerima pemberian apapun dari calon anggota Bawaslu.

 

“Timsel ini tanggung jawabnya luar biasa dalam melakukan seleksi calon Anggota Bawaslu di 17 Kabupaten/Kota. Karena itu mohon dicermati juknisnya,” kata Anggota Bawaslu Totok Hariyono saat membuka Rapat Pembekalan Timsel dan Sekretariat Timsel Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota periode 2023-2028 Gelombang I, di Jakarta Sabtu (6/5) 2023).

Baca Juga:  PKS Palembang Ajak Sebanyaknya Warga Gunakan Masker

 

Menurutnya, timsel penting memedomani juknis yang selain berisi panduan, juga ada etika dan larangan. Salah satu larangannya  timsel tidak boleh menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Karena  jika ada timsel menerima pemberian sekecil apa pun dari calon yang diseleksi maka dapat merusak integritas penyelenggara pemilu.

 

“Kalau kita sudah menerima sesuatu dari yang kita seleksi, maka yakinlah akan ada kegamangan dalam menentukan sikap,” mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur ini menegaskan.

Baca Juga:  Fatkurohman: Nomor Urut Partai, Pertarungan Simbol Politik

 

Ia  meminta timsel meresapi makna dari motto Bawaslu yakni ‘bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu’. Diharapkan, dengan meresapi motto Bawaslu tersebut, dapat dihasilkan Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yang sesuai harapan masyarakat dalam menegakkan keadilan pemilu.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Bawaslu Ichsan Fuady meminta sekretariat Timsel  berkoordinasi dengan sekretariat Bawaslu, baik RI (pusat), provinsi, maupun Kabupaten/Kota guna menunjang kerja-kerja timsel.#gus

Komentar Anda
Loading...