BeritaPagi Terima Penghargaan dari Kemenkumham Sumsel

318

PALEMBANG, BP – Media online BeritaPagi menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan, di Hotel Santika, Palembang, Jumat (23/3/2022) malam.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi yang telah memberikan support publikasi kepada Kemenkumham Sumsel selama ini. Selain BeritaPagi, ada 14 media lagi yang juga mendapatkan penghargaan serupa. Penyerahan penghargaan sendiri dilakukan langsung Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Idris pada acara penutupan rapat koordinasi evaluasi capaian kinerja 28 Satuan kerja (satker) 2022.

“Terimakasih atas kerjasamanya selama ini, kami harapkan di tahun 2023 ini kerjasama terus terjalin dan semakin baik,” ucap Idris.

Selain perusahaan media, Kemenkumham Sumsel juga memberikan apresiasi kepada Satuan kerja jajaran Kanwil Kemenkumham Sumsel karena berkinerja baik, dalam pelayanan kepada masyarakat dan aktif membangun citra positif melalui media massa dan media sosial di antaranya Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Palembang, Lapas Narkoba Kelas II B Banyuasin, dan Lapas Kelas II Lahat.

Baca Juga:  HUT ke-63, Pusri Doa Bareng 1500 Anak Yatim
Foto bersama.

 

“Penghargaan yang diberikan untuk memotivasi Satker berkinerja lebih baik dan mendorong satker lainnya terus melakukan inovasi agar bisa meraih penghargaan pada evaluasi kinerja 2023 ini,” kata Idris.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Tahun 2022, Kanwil Kemenkumham melaksanakan Evaluasi Capaian Kinerja yang diikuti oleh 28 Kepala Unit Pelaksana Teknis terdiri Imigrasi, Lapas, Rutan, LPKA, Bapas, serta Rupbasan di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel.

Adapun evaluator dari kegiatan Evaluasi dan Capaian Kinerja Tahun 2021 yaitu Para Pimpinan Tinggi pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan yang terbagi menjadi 4 komisi. Para Kepala UPT melakukan paparan di hadapan evaluator dengan materi berupa video capaian kinerja dan slide powerpoint.

Baca Juga:  Menyantap Pindang di Atas Gelombang Sungai Musi

Lebih lanjut mengenai mekanisme pelaksanaan, penayangan Video Capaian Kinerja (Realisasi anggaran, IKPA, SMART, Penghargaan, MoU Sinergitas dengan StakeHolder Pelayanan Publik Berbasis HAM, dan Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM Tahun Anggaran 2022. Kemudian, paparan sebanyak 6 slide yang memuat poin pokok meliputi: Capaian Kinerja Tahun 2022, Sinergitas dengan stakeholder, Glorifikasi publikasi dan Program Prioritas Tahun 2022, dan Hambatan dan Strategi dalam pelaksanaan Capaian Kinerja Tahun 2022.

Pada kesempatan akhir, evaluasi yang dilaksanakan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan perumusan langkah strategis dari hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2022.

Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Kinerja, para peserta mengikuti penguatan materi dari berbagai narasumber yaitu Para Pimti Kanwil Sumsel sebagai pihak internal dan Ombudsman Perwakilan Sumsel sebagai pihak eksternal.

Baca Juga:  Sosialisasi Beneficial Ownership Ditutup, Kadiv Yankumham Kemenkumham Sumsel Taruh Harapan Besar pada Notaris

Di sela kegiatan evaluasi capaian kinerja yang dilaksanakan oleh Komisi 1 dan Komisi 3, Kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Tahun 2022 dirangkaian dengan kegiatan penguatan yang disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kepala Divisi Pemasyarakatan, dan Ombudsman Perwakilan Sumsel serta diikuti oleh para Kepala Satker yang tergabung di dalam Komisi 2 dan Komisi 4.

Sesi penguatan tersebut diawali dengan Paparan materi dari Kepala Divisi Pemasyarakatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan, dan Teknologi Herastini. Herastini membuka paparannya dengan menyampaikan draft target kinerja Divisi Pemasyarakatan TA 2023.

“Kita semua harus mengupayakan untuk meningkatkan kemanan di Lapas atau Rutan dengan cara membentuk Agen Unit Intelejen, Bersinergi dengan Para APH, Optimalisasi Deteksi Dini, dan membatasi peredaran uang tunai di Lapas atau Rutan,” Ajak Herastini. #riz

Komentar Anda
Loading...