Palembang, BP- Raihan (18), warga RT 45 Lorong Terusan 1 Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang Rabu (10/8) sekitar pukul 19:00 menjadi korban penusukan di jembatan di Lorong Terusan 1.
Ia mengalami tiga luka tusuk akibat senjata tajam, meliputi dua di punggung dan satu di perut bagian kiri. Dengan total 14 jahitan.
Kini korban telah pulang ke rumahnya usai mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dan telah membuat laporan di Polsek Seberang Ulu I.
Raihan mengaku saat dia menegur pelaku NK yang berusia sekitar 20 tahun karena merusak hiasan 17 Agustus di sekitar tempat tinggalnya.
“Dia merusak hiasan-hiasan untuk menyambut 17 Agustus berupa bendera dan bola. Saya tegur jangan begitu, ” katanya, Jumat (12/8).
Karena tidak senang pelaku sempat menjawab perkataannya.
“Kalau pas lewat sini dia bertiga sama temannya. Tapi yang merusak NK sendiri, pas ditegur dia marah, waya-waya bendera pacak ku ganti, dia bilang begitu. Setelah itu saya tinggal, ” katanya.
Kemudian ia pulang dan pergi lagi hendak latihan silat bersama teman-temannya. Namun saat di dekat jembatan, ternyata terlapor NK sudah menunggunya.
“Terlapor seorang diri, saya ditantangnya berkelahi akhirnya kami berkelahi kak. Lalu terlapor terjatuh dan saya tinggalkan, ” ujarnya.
Tak lama berselang, belum jauh ia meninggalkan terlapor, ternyata terlapor memukulnya dari belakang dan menusuknya sebanyak tiga kali.
“Baru berjalan sekitar 10 langkah dari pelaku tiba-tiba dia datang lagi mukul dari belakang sempat saya tangkis. Namun saat perkelahian itu ternyata terlapor sudah menusuk saya menggunakan pisau, ” katanya.
Perkelahian itu dipisah oleh teman-temannya yang juga hendak pergi latihan silat.
“Dipisah sama teman-teman. Dan sudah bikin laporan polisi juga sama paman saya,” katanya.#osk