Sidak Pembangunan Fly Over Simpang Sekip, Komisi IV DPRD Sumsel: Sudah  On The Track

41

Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan sidak pembangunan Fly Over Simpang Sekip di Jalan Basuki Rahmat Simpang. (BP/IST)

Palembang, BP- Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan sidak ke pembangunan Fly Over Simpang Sekip atau tepatnya Fly Over yang berada di Jalan Basuki Rahmat simpang Jalan Angkatan 66 Palembang. Jum’at, (12/8) sore bersama Dinas PU Bina Marga (BM) dan Tata Ruang  (TR) Provinsi Sumsel .

Rombongan  Komisi IV DPRD Sumsel di pimpin Ketua Komisi IV DPRD Sumsel   Ir. Holda M.Si  didampingi sejumlah anggota Komisi IV DPRD Sumsel.

“Dengan adanya pembangunan fly over ini kita harapkan kedepannya lalu lintas yang ada di persimpangan jalan Angkatan 66 ini  dapat segera diatasi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat daripada  pembangunan Fly Over  ini,” kata Holda.

Menurut politisi Partai Demokrat ini pembangunan Fly Over ini setahap demi setahap  sudah mulai  berjalan, sudah ada perkembangan yang cukup bagus dan memang untuk saat ini ada hambatan sedikit.

“Insyallah dalam waktu dekat ini kendala tersebut  dapat segera diatasi dan diselesaikan”, katanya.

Dijelaskannya bahwa untuk ganti rugi lahan uangnya sudah  disiapkan dan anggarannya sudah tersedia dan tinggal menunggu tahapannya saja memang ada beberapa juga tahapan yang belum  mengikuti proses dan prosedur yang ada akan tetapi hal tersebut dapat kita atasi bersama dengan mencarikan solusi yang terbaik.

Baca Juga:  Sumsel Bakal Miliki Kantor Perwakilan LPSK

Sedangkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD  Sumsel Hasbi Asadiki menambahkan  terkait kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sumsel bersama Dinas PU BM dan TR Provinsi Sumsel  dirinya  menjelaskan bahwa pembangunan Fly Over ini proses  pengerjaannya  sesuai dengan schedule yang ada.

“Pemprov Sumsel turut berperan dengan  berkontribusi dalam  memberikan dukungan anggaran terhadap  pembebasan lahan dan ini butuh dukungan besar semua pihak  sehingga pembangunan fly over ini dapat  terlaksana dengan baik dan lancar sehingga pembangunannya dapat langsung kita rasakan manfaatnya,” katanya.

Diakuinya memang untuk saat ini,  yang menjadi kendala salah satunya adalah adanya beberapa persil lahan yang belum terselesaikan, sehingga kita berharap dengan  adanya pendekatan persuasif kepada masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel yang mana dalam hal ini diwakilkan oleh Dinas PU BM dan TR Provinsi Sumsel yang memilki kewenangan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Untuk diketahui bahwa saat ini progres yang sudah tercapai untuk pembangunan Fly Over ini mencapai 15 persen sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya adalah utilitas,” katanya.

Baca Juga:  Rumah Panggung Terbakar Akibat Dibakar Pemiliknya Sendiri

 

Plh. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Ir. Darma Budhy melalui Sekretarsis Dinas, Ir. Novian Aswardani ST MM, menjelaskan bahwa pembangunan fly over ini berjalan sesuai rencana akan tetapi yang menjadi hambatan pembangunan  adalah utilitas seperti kita ketahui negara Indonesia ini terdapat beberapa  jaringan seperti  telpon, jaringan air bersih, jaringan gas yang semuanya berada di bahu jalan protokol.

“Artinya kita harus menggeser atau memindahkan  semua utilitas tersebut dengan segera melakukan  koordinasi kepada  seluruh instansi (stakeholder) yang ada demi memberikan pelayanan berupa  keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berada disepanjang jalur pembangunan tersebut sehingga masyarakat tidak merasa terganggu dengan adanya pembangunan Fly Over ini ,” katanya.

Dijelaskannya bahwa utilitas yang  ada di sepanjang pembangunan Fly Pver ini seperti, adanya pipa gas bertegangan tinggi sehingga ada beberapa  konstruksi yang harus ditambahkan agar berdampak  terhadap penguatan pembangunan.

“Kami juga meminta maaf kepada  masyarakat apabila didalam proses pembangunan Fly Over ini mungkin dalam beberapa waktu dapat  membuat terganggunya arus lalu lintas yang ada di sekitar lokasi pembangunan Fly Over.Tapi yakinlah pada suatu saat nanti dampak yang kita rasakan manfaatnya adalah terciptanya  arus lalu lintas yang lancar sehingga dapat mengurai kemacetan yang  ada di sekitar lokasi pembangunan Fly Over ini,” katanya.

Baca Juga:  Ibu Ini Terjebak Macet hingga Terpaksa Jalan Kaki Saat Melahirkan

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III Sumatera Ryandra   sangat mengapresiasi dengan adanya monitoring maupun sidak yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sumsel bersama Dinas PU BM dan TR Provinsi Sumsel karena kegiatan ini diyakini dapat  berdampak  positif selain dapat  melihat langsung proses pekerjaannya juga dapat melihat kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

“Memang kita akui bahwa didalam proses pembangunan yang menjadi kendala adalah utilitas. Dari awal pembangunan kendala utilitas sudah menjadi perhitungan kita, tapi kita berusaha semaksimal mungkin pekerjaan pembangunan Fly Over ini dapat berjalan sesuai rencana atau on schedule. Untuk saat ini kita akui bahwa proses pekerjaannya terlambat minus 3 Persen,” katanya.

Sedangkan untuk progres pekerjaan pembangunan Fly Over Simpang Sekip ini menurutnya sudah mencapai 15 Persen .

Sedangkan  pihaknya menargetkan pada akhir tahun ini progres Pembangunan Fly Over Simpang Sekip ini mencapai 38 persen.#osk

Komentar Anda
Loading...