SMB IV Dorong Motif Batik Palembang Baik Lama Maupun Baru Dipatenkan

209



Selepas masa kesultanan Palembang Darussalam, tanjak Palembang masih dipakai oleh masyarakat, terutama saat acara-acara di Palembang.

Kemdikbud RI hanya meresmikan 3 jenis tanjak Palembang yaitu Tanjak Meler yang terbuat dari kain tenunan tradisional Palembang sekitar tahun 1870, Tanjak Kepodang yang terbuat dari kain tenunan Palembang sekitar tahun 1900 dan Tanjak Belah Mumbang yaitu Tanjak khusus untuk penutup kepala Pangeran Nato Dirajo dan keturunannya.

Baca Juga:  Terkait Aktivitas Ilegal Refinery yang Terbakar di Muba, Ini  Komentar Polda Sumsel

“Perbedaan bentuk-bentuk tanjak Palembang itu yaitu tanjak kepodang dulunya dipakai oleh bangsawan, tanjak Bela Mumbang itu yang pakai para demang dan tanjak Meler itu dipakai pegawai kerajaan,” ujarnya.

Agus menjelaskan tanjak yang terbuat dari batik palembang ini memiliki motif dengan ciri khas, diantaranya terdapat motif bintang, kembang, titik tujuh dan sembilan.

Baca Juga:  PKB Sumsel dan SMB IV Sepakat Bersinergi dan Percepat Proses Revitalisasi BKB

Motif tersebut berbeda dengan batik khas jawa, dimana motif khas Palembang berdasarkan sejarah Sungai Batang Hari Sembilan dan lambang kota Palembang.#osk

Komentar Anda
Loading...