Terkait Aktivitas Ilegal Refinery yang Terbakar di Muba, Ini  Komentar Polda Sumsel

14

Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto (BP/IST)

Palembang, BP- Terkait aktivitas illegal Refinery di Musi Banyuasin (Muba) yang terbakar  beberapa hari lalu Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto mengaku pihaknya menyikapinya dan mempormulasikannya.

“Dan melakukan mitigasi dan penindakan yang terukur  dan  pihaknya berkolaborasi supaya peristiwa tersebut tidak terulang lagi,” katanya saat memimpin  Apel pagi dilapangan Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang Senin (29/1).

Mantan Dirresnarkoba Polda Kepri menambahkan kurang lebih 17 hari lagi mulai hari ini untuk pencoblosan dan dalam Minggu ini, kegiatan rapat umum (terbuka) terus dilakukan oleh para kontestan Pemilu 2024, yang tentunya eskalasi politik semakin meningkat siapkan mental, tenaga dan waktu serta jaga kesehatan pantau setiap kegiatan masyarakat khususnya dalam rangkaian pelaksanaan Pesta Demokrasi 2024 ini, kemudian para satgas satgas Operasi mantap Brata (OMB )Musi 2024 jangan sampai kendor dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas selaku Abdi Bhayangkara, tandasnya

Baca Juga:  Saat Asyik Nonton Kuda Lumping, Pencuri Rel Kereta Api Diringkus Polisi

Terpisah saat dimintai keterangannya Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto melalui Kasubbid Penmas AKBP Yenni Diarty SIK mengatakan menjelang pelaksanaan Pemilu pastinya selalu ditemukan adanya isu-isu dan pemberitaan yang tidak jelas sumber informasinya (Hoax), dan kita lihat dalam medsos Hal ini merupakan sebagian dari bunga-bunga dalam suasana pesta demokrasi.

Baca Juga:  DPO Pelaku Pencurian Plat Baja Besi Ditangkap

Seluruh personel yang terlibat dalam Ops Mantap Brata Musi menjamin keamanan, kelancaran dan tertibnya pesta demokrasi, hindari sekecil mungkin terjadinya gangguan kamtibmas pada masa tahapan-tahapan Pemilu.

“Jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan penyelenggara Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta jaga silaturahmi dengan stakeholder terkait seperti TNI dan Instansi atau lembaga terkait lainnya. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas diwilayah hukum Polda Sumsel, serta menjamin proses demokrasi berjalan dengan aman dan nyaman, dan masyarakat hendaknya tetap bersatu dalam bingkai NKRI walaupun pilihan nantinya berbeda” pinta Alumni Akpol 2005. #udi

Baca Juga:  Ketika Wapres Jadi Petani Dadakan

 

 

Komentar Anda
Loading...