Asal Mula Lomba Bidar

976

Sejak kejadian itu nama kampung yang ditempati Putri Dayang Merindu dinamakan Kampung Keramasan sampai sekarang , lalu atas perintah raja Palembang setiap tahun diadakan perlombaan Bidar untuk rakyatnya untuk memperingati gugurnya Pengeran  Muda Kemala Negara.. itulah sampai sekarang perlombaan Bidar di Sungai Musi.




Seperti di Kampung Guguk Sungai Aur, kapal Bidarnya bernama   Putri Mayang Sari, kapal Bidar itu ada stap penjaganya dan jika malam tidak boleh wanita kecil atau besar mendekati ke kapal Bidar tersebut, sebab kalau mendekati kapal Bidar tersebut akan kalah ikut perlombaan.

Baca Juga:  Pemkot Gelar Pameran Temporer Museum “Palembang: Singgasana Rempah Nusantara”

Tapi kalau ada yang terlihat putri duduk di kapal Bidar tersebut maka kapal Bidar tersebut menang dalam perlombaan.

Saat menang lomba Bidar, kapal Bidar Putri Mayang Sari diarak masuk kampung.

Anna Kumari berterima kasih dengan Dinas Pariwisata Kota Palembang yang selalu mengadakan event lomba Bidar walaupun saat ini kegiatannya ditiadakan karena Pandemi Corona.

Baca Juga:  Jidur Khas Empat Lawang Meriahkan Pekan Adat Sumsel

Anna Kumari menghimbau  agar lomba Bidar bisa diadakan seperti waktu terdahulu dimana setiap kelurahan mengirimkan utusan perahu Bidarnya untuk mengikuti lomba Bidar di Sungai Musi ,bukan hanya  utusan dari Perusahaan / Instansi dan berharap generasi muda  bisa mengetahui    kisah asal muasal Lomba Bidar di Kota Palembang. #

Komentar Anda
Loading...